TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Jadwal Imsak
Dewan Pers

Penyakit Campak Serang Anak-anak Di Pandeglang

Reporter: Nipal
Editor: Redaksi
Senin, 02 Maret 2026 | 09:00 WIB
Ida Komala, Kepala Instalasi Humas dan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) UPTD RSUD Muhammad Irsyad Djuweali Labuan.
Ida Komala, Kepala Instalasi Humas dan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) UPTD RSUD Muhammad Irsyad Djuweali Labuan.

PANDEGLANG - Pihak UPTD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Irsyad Djuweali Labuan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, sebut terdapat ada belasan pasien mengalami kasus campak yang saat ini sedang mendapatkan perawatan.

 

Bahkan, penyakit campak tengah mendominasi menyerang anak-anak ketimbang orang dewasa. Jumlah total yang saat ini sedang menjalani perawatan ada sebanyak 13 pasien.

 

Kepala Instalasi Humas dan Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) UPTD RSUD Muhammad Irsyad Djuweali Labuan, Ida Komala mengatakan, berdasarkan dari data laporan yang ia peroleh ada 13 pasien di wilayah Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang mengalami penyakit campak.

 

“Yang paling banyak itu kalau disini (RSUD Labuan) kasus campak, untuk anak-anak ada 12 orang dan dewasa 1 orang. Jadi total yang mendapatkan perawatan itu ada sebanyak 13 pasien,” ungkap Ida, Minggu (1/3).

 

Menurutnya, kasus campak ini kemungkinan besar bisa terjadi ada peningkatan trafik kedepannya. Sebab penyakit campak itu infeksi virus menular yang ditandai dengan demam tinggi, batuk, pilek, mata merah, dan ruam bintik.

 

“Dari mulai Desember meningkatkannya sampai bulan saat ini, tapi memang kaya 9 orang 8 orang gitu. Memang kalau campak lumayan lama diatas 3 hari jadi sekarang aja anak-anak 12 orang dan 1 orang usia dewasa,” jelasnya.

 

Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat di wilayahnya untuk ditekankan para orangtua memberikan imunisasi terhadap anak-anaknya.

 

“Anak-anak harus diimunisasi, sehingga sekalipun terkena campak, dampak yang dirasakan oleh anaknya tidak terlalu begitu parah,” katanya.

 

Terpisah, salah seorang warga Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Eneng mengungkapkan, pada pekan lalu anaknya telah mendapatkan perawatan insentif akibat terserang virus campak.

 

“Anak saya umur 3 tahun, akibat terserang campak pekan lalu mendapatkan perawatan di rumah sakit selama 5 hari. Karena kondisinya benar-benar parah,” jelasnya.

 

Dia mengakui, anaknya terserang penyakit campak karena dari bayi belum pernah dilakukan imunisasi campak. “Memang dari bayi belum pernah diimunisasi campak, ini pas umur 3 tahun terserang campak gara-gara belum diimunisasi. Saya jadikan pengalaman bahwa imunisasi campak itu penting, saya harap para orangtua agar anaknya segera diimunisasi,” tandasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit