TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Jadwal Imsak
Dewan Pers

Sambut Lebaran, Pemerintah Pastikan Harga BBM Tak Naik

Reporter: Farhan
Editor: AY
Rabu, 11 Maret 2026 | 09:28 WIB
Ilustradi pengisian BBM. Foto : Ist
Ilustradi pengisian BBM. Foto : Ist

JAKARTA - Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak akan mengalami kenaikan hingga Lebaran 2026, meski harga minyak dunia telah menembus 110 dolar AS per barel. Kebijakan ini diambil untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.

 

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah berkomitmen menjaga harga energi agar masyarakat tidak terbebani.

“Saya pastikan masyarakat tidak perlu khawatir. Sampai hari raya nanti insyaallah tidak ada kenaikan harga BBM subsidi,” ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (9/3/2026).

 

Saat ini harga BBM bersubsidi masih dipertahankan, yakni Pertalite Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter. Selain menjaga harga tetap stabil, pemerintah juga memastikan pasokan BBM nasional aman hingga masa libur Lebaran.

 

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, mengatakan distribusi BBM terus dipantau untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi. Ia bahkan turun langsung meninjau kesiapan distribusi di SPBU Rest Area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek.

 

“Setiap tetes BBM harus sampai ke tangan konsumen dengan lancar. Ketersediaan stok dan kecepatan pelayanan menjadi prioritas,” kata Iriawan.

 

Sementara itu, Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun meminta pemerintah berhati-hati merespons dampak konflik Timur Tengah terhadap harga energi. Menurutnya, kenaikan harga BBM berpotensi memicu inflasi dan meningkatkan biaya hidup masyarakat.

 

“Kalau bisa, opsi kenaikan harga BBM menjadi pilihan paling akhir,” ujarnya.

Pemerintah sendiri memastikan stok energi nasional dalam kondisi aman. Selain produksi dalam negeri yang tetap berjalan, pasokan minyak mentah juga disiapkan dari berbagai negara alternatif untuk mengantisipasi gangguan pasokan global.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit