6 Hari Serang Iran, AS Habiskan Dana Rp190 Triliun
AS - Konflik militer antara Amerika Serikat (AS) dan Iran menelan biaya sangat besar. Dalam enam hari pertama operasi militernya, Washington dilaporkan telah menghabiskan lebih dari 11,3 miliar dolar AS atau sekitar Rp190 triliun.
Data tersebut disampaikan pejabat Pentagon kepada anggota parlemen dalam pertemuan di Capitol Hill pada Selasa (10/3/2026). Nilai itu baru mencakup biaya operasi awal dan belum termasuk pengeluaran tambahan seperti pengerahan personel serta peralatan militer sebelum serangan pertama pada 28 Februari.
Sejumlah media di AS sebelumnya memperkirakan biaya perang mencapai sekitar 1 miliar dolar AS per hari.
Lembaga kajian Center for Strategic and International Studies (CSIS) menyebut sebagian besar pengeluaran berasal dari penggunaan amunisi canggih. Salah satunya rudal Tomahawk cruise missile yang harganya sekitar 2–3 juta dolar AS per unit.
Selain itu, militer AS juga menggunakan drone kamikaze serta bom luncur AGM-154 Joint Standoff Weapon yang bernilai ratusan ribu dolar per unit.
Besarnya biaya perang membuat pemerintah di Washington, D.C. mempertimbangkan pengajuan tambahan anggaran hingga 50 miliar dolar AS kepada Kongres.
Di sisi lain, konflik masih terus berlanjut. Presiden Iran Masoud Pezeshkian memperingatkan bahwa setiap serangan yang diluncurkan dari pangkalan militer AS di kawasan Teluk akan dibalas.
Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan negaranya bersama AS akan terus menekan Iran dan kelompok sekutunya di kawasan.
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu




