China Salurkan Rp3,4 Miliar untuk Keluarga Korban Serangan Sekolah di Iran
CHINA – Pemerintah China mengecam keras serangan terhadap warga sipil dan fasilitas non-militer dalam konflik di Timur Tengah yang memanas setelah serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada 28 Februari 2026. Beijing menyoroti secara khusus serangan yang menimpa sebuah sekolah dasar di Iran yang menewaskan sejumlah siswa.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menyatakan bahwa serangan terhadap sekolah serta tindakan yang membahayakan anak-anak merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional.
“Ini adalah pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional sekaligus mencederai prinsip dasar kemanusiaan,” ujar Guo Jiakun dalam pernyataannya, Jumat (13/3/2026).
China juga menyampaikan duka mendalam atas tewasnya para siswa di Sekolah Dasar Shajarah Tayyebeh yang berada di Provinsi Hormozgan, Iran. Pemerintah China menyampaikan simpati dan belasungkawa kepada keluarga para korban.
Sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, Palang Merah China menyalurkan bantuan darurat sebesar 200.000 dolar AS atau sekitar Rp3,4 miliar kepada Bulan Sabit Merah Iran. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu meringankan beban keluarga yang kehilangan anak-anak mereka dalam serangan tersebut.
Guo menegaskan bahwa China siap terus memberikan dukungan kemanusiaan yang diperlukan bagi Iran guna membantu masyarakat setempat menghadapi situasi sulit akibat konflik yang sedang berlangsung.
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu




