TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Jadwal Imsak
Dewan Pers

Sambut Malam Lailatul Qadar, Perbanyak Doa dan Ibadah Raih Keberkahan

Reporter & Editor : AY
Senin, 16 Maret 2026 | 15:13 WIB
Ilustrasi. Foto : Ist
Ilustrasi. Foto : Ist

SERPONG – Bulan Ramadan 1447 H segera berakhir. Malam ini, umat Islam di Indonesia yang memulai puasa pada 19 Februari 2026 memasuki malam ke-27 Ramadan, yang termasuk malam ganjil pada sepuluh hari terakhir bulan suci.

 

Pada periode ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan berusaha meraih malam Lailatul Qadar, malam yang penuh kemuliaan dan keberkahan.

 

Dalam sejumlah hadits yang dihimpun Imam an-Nawawi dalam kitab Riyadhus Shalihin, disebutkan bahwa Rasulullah ﷺ selalu meningkatkan ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan dan menganjurkan umatnya untuk mencari Lailatul Qadar.

 

Dari Aisyah RA, Rasulullah ﷺ bersabda:

وَعَنْ عَائِشَةَ، قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يُجَاوِرُ فِي الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ، وَيَقُولُ: تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

Artinya: “Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.” (Muttafaq ‘alaih)

 

Dalam riwayat lain yang diriwayatkan Imam Muhammad al-Bukhari, Rasulullah juga menganjurkan agar umat Islam mencarinya pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan.

 

Malam ke-27 Ramadan

 

Sebagian ulama berpendapat Lailatul Qadar kemungkinan terjadi pada malam ke-27 Ramadan. Pendapat ini merujuk pada riwayat sahabat Nabi, Ubayy ibn Ka'b, yang menyebut malam tersebut sebagai waktu yang paling kuat kemungkinan terjadinya Lailatul Qadar, sebagaimana diriwayatkan oleh Muslim ibn al-Hajjaj dalam kitab Shahih Muslim.

 

Meski demikian, para ulama menegaskan bahwa waktu pasti Lailatul Qadar hanya diketahui oleh Allah SWT. Karena itu, Rasulullah ﷺ menganjurkan umatnya untuk menghidupkan seluruh sepuluh malam terakhir Ramadan dengan ibadah.

 

Doa Malam Lailatul Qadar

 

Sayyidah Aisyah RA pernah bertanya kepada Rasulullah ﷺ mengenai doa yang sebaiknya dibaca saat Lailatul Qadar. Nabi kemudian mengajarkan doa berikut:

اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allāhumma innaka ‘afuwwun tuḥibbul ‘afwa fa‘fu ‘annī

Artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai ampunan, maka maafkanlah aku.”

 

Doa tersebut diriwayatkan oleh Al-Tirmidhi dan dinilai sebagai hadits hasan shahih.

 

Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, zikir, membaca Al-Qur’an, serta melaksanakan salat malam pada sepuluh hari terakhir Ramadan dengan harapan dapat meraih kemuliaan Lailatul Qadar.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit