Pejabat Intelijen AS Mundur, Tolak Perang Iran dan Kritik Israel
AS — Seorang pejabat senior intelijen Amerika Serikat, Joe Kent, mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala Pusat Kontraterorisme Nasional. Keputusan itu diambil karena ia menolak perang yang dilakukan Amerika Serikat bersama Israel terhadap Iran.
Dalam surat yang diunggah ke media sosial, Kent menyatakan tidak dapat mendukung perang tersebut karena menilai Iran bukan ancaman langsung bagi AS. Ia juga menuding konflik dipicu tekanan dari Israel dan pengaruh lobi politiknya.
Pihak Gedung Putih melalui juru bicara Karoline Leavitt membantah pernyataan itu dan menyebutnya sebagai klaim keliru. Presiden Donald Trump, menurutnya, memiliki bukti kuat bahwa Iran berpotensi menyerang lebih dulu.
Pengunduran diri Kent menjadi yang pertama dari pejabat senior di pemerintahan Trump terkait konflik ini, sekaligus menyoroti perbedaan pandangan di internal pemerintahan.
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Politik | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu












