TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

Aksi Nekat Pria Paruh Baya di Jembatan Cisadane Digagalkan Polisi dan Damkar

Reporter & Editor : AY
Selasa, 31 Maret 2026 | 16:36 WIB
Ilustrasi. Foto : Ist
Ilustrasi. Foto : Ist

TANGERANG — Aksi percobaan bunuh diri menggegerkan warga di Jembatan Sungai Cisadane, Jalan Teuku Umar, Kelurahan Bojong Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, Senin (30/3/2026) sore.

 

Seorang pria paruh baya berinisial Z (59) nekat hendak mengakhiri hidupnya dengan melompat dari atas jembatan. Beruntung, aksi dramatis tersebut berhasil digagalkan berkat kesigapan aparat kepolisian dan petugas pemadam kebakaran.

 

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol. Raden Muhammad Jauhari, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 17.50 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel kepolisian langsung diterjunkan ke lokasi kejadian.

 

“Setelah menerima laporan, anggota segera menuju lokasi dan melakukan pendekatan persuasif dengan membujuk korban agar mengurungkan niatnya,” ujar Jauhari.

 

Situasi di lokasi sempat berlangsung menegangkan. Korban yang berdiri di tepi jembatan beberapa kali terlihat hendak melompat, sementara warga yang menyaksikan hanya bisa cemas menunggu perkembangan.

 

Petugas kepolisian terus berupaya menenangkan korban dengan pendekatan humanis, sembari membuka komunikasi agar ia bersedia turun. Di saat bersamaan, polisi juga berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran UPT Cibodas untuk membantu proses evakuasi.

 

Sinergi kedua tim akhirnya membuahkan hasil. Setelah melalui proses negosiasi yang cukup alot, korban berhasil dibujuk dan diamankan dalam kondisi selamat.

“Korban berhasil dievakuasi dengan bantuan damkar dan selanjutnya diberikan penanganan awal, termasuk pendampingan psikologis,” lanjutnya.

 

Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diketahui merupakan seorang wiraswasta yang berdomisili di Karawaci. Ia mengaku mengalami tekanan psikologis akibat penyakit asam lambung yang tak kunjung sembuh.

“Korban merasa tertekan karena sakit yang dideritanya tidak kunjung membaik,” ungkap Jauhari.

 

Setelah dievakuasi, korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk mendapatkan penanganan lanjutan, baik secara medis maupun psikologis.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap kesehatan mental di lingkungan sekitar. Kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih peka terhadap individu yang menunjukkan tanda-tanda depresi atau tekanan mental.

 

“Jika menemukan kondisi serupa, masyarakat diharapkan segera melapor agar dapat ditangani secara cepat dan tepat,” pungkasnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit