TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

RAMADAN

Indeks

Dewan Pers

Keren, Realisasi Pajak dan Retribusi Daerah Lebak Triwulan Pertama 2026 Lampaui Target

Pajak Daerah Tembus Rp 45,4 Miliar

Oleh: Ari Supriadi
Editor: Ari Supriadi
Kamis, 02 April 2026 | 19:13 WIB
Plt. Kepala Bapenda Kabupaten Lebak, Agung Budi Santoso saat diwawancara, Kamis (4/2/2026) siang.(Ari Supriadi- tangselpos.id )
Plt. Kepala Bapenda Kabupaten Lebak, Agung Budi Santoso saat diwawancara, Kamis (4/2/2026) siang.(Ari Supriadi- tangselpos.id )

LEBAK - Pada triwulan pertama realisasi pajak dan retribusi daerah yang dikelola oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Lebak, per 31 Maret 2026 mencapai 18,16 persen dan  24,29. Untuk pajak daerah dari target Rp 250.350.758.300 terealisasi Rp 45.458.855.627. Kemudian untuk retribusi daerah dari target Rp 23.590.877.264 terealisasi Rp 5.729.073.521.

 

Secara nominal, tiga jenis pajak berkontribusi tertinggi di atas Rp 9 miliar, yakni Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Rp 9.831.842.000, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) Rp 9.517.336.537, dan PBJT-Konsumsi Tenaga Listrik dan Tenaga Lain Rp 9.049.069.621.

 

Pada retribusi daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) berkontribusi sebesar 45,77 persen atau Rp 2.468.147.854. Kemudian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata sebesar 39,41 persen atau Rp 11.822.000, dan Dinas Kesehatan sebesar 35,38 persen atau Rp 497.532.941.

 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapenda Kabupaten Lebak, Agung Budi Santoso menjelaskan, sesuai dengan rencana kerja pada triwulan pertama pajak daerah ditargetkan sebesar 15 persen. Namun, berdasarkan hasil kerja tim rupanya realisasi pajak daerah hingga 31 Maret mencapai 18,16 persen atau sebesar Rp 45.458.855.627 dari target Rp 250.350.758.300.

 

“Alhamdulillah per 31 Maret kemarin kita sudah ada realisasi sekitar Rp 45,4 miliar atau 18,16 persen. Ini menjadi sebuah prestasi dan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim dari Bapenda karena sudah bekerja dengan cerdas dengan mengoptimalkan dalam penagihan, pemutakhiran maupun pendataan serta profiling,” ujar Agung saat ditemui tangselpos.id di kantornya, Kamis (4/2/2026) siang.

 

Atas dasar kinerja triwulan pertama 2026 yang cukup baik, kata Agung, pihaknya akan mencoba menaikan target pada triwulan kedua 2027 di atas 18 persen. Hal itu mengingat momen Idulfitri tahun depan akan semakin maju dan pemerintah daerah tentunya membutuhkan sumber pendanaan yang cukup di Rekening Kas Umum Daerah (RKUD).

 

“Minta doanya semoga tahun depan kita bisa menaikan target di triwulan pertama, mengingat kan lebaran selalu maju dan kita sangat butuh dana segar di RKUD untuk membayar THR pegawai, kemudian ada pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan uang muka sebelum lebaran, hibah bansos dan lainnya,” beber pejabat eselon III.a yang secara definitif menjabat sebagai Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Lebak ini.

 

Realisasi Retribusi Daerah Juga Tinggi

 

Selain realisasi pajak daerah yang melampaui target, Agung juga menyebut, realisasi retribusi daerah cukup baik. Sama seperti pajak daerah yang memiliki target 15 persen pada triwulan pertama, realisasi retribusi daerah justru melampaui target dengan mencapai 24,29 persen atau sebesar Rp  5.729.073.521 dari target Rp 23.590.877.264.

 

“Artinya kinerja penerimaan (realisasi pajak dan retribusi daerah, red) di Lebak ini cukup luar biasa di triwulan satu. Semoga kita bisa melanjutkan, karena kemarin kita juga sempat melaksanakan rakor dengan seluruh perangkat daerah terkait dengan penyampaian rencana aksi tahunan dan lima tahun,” pungkasnya.(*)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit