Wabup Iing Usulkan Gedung SDN Kutakarang 3 Direnovasi
Mengalami Rusak Berat & Terancam Ambruk
PANDEGLANG - Wakil Bupati (Wabup) Iing Andri Supriadi menyatakan, bakal melakukan koordinasi dan menindaklanjuti laporan tentang dua ruang kelas SDN Kutakarang 3 yang mengalami rusak berat dan terancam ambruk, ke pihak teknis Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Pandeglang.
“Tentu ini menjadi PR (Pekerjaan Rumah) kami, dan saya akan menyampaikan kepada Dinas Pendidikan untuk segera ditindaklanjuti. Mudah-mudahan sekolah tersebut segera ditindaklanjuti, minimal di renovasi atau perbaikan supaya tidak mengganggu proses belajar mengajar di sekolah tersebut,” kata Wabup Iing, Senin (6/4).
Wabup Iing mengungkapkan, kondisi ruang kelas di sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Pandeglang masih banyak PR yang mesti diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang.
“Pada prinsipnya sekolah-sekolah di Pandeglang ini memang masih banyak PR yang harus kita selesaikan. Kita terus berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pemerintah pusat lewat program-program yang akan turun ke Kabupaten Pandeglang,” katanya.
Dia menjelaskan, dari jumlah total kurang lebih sekitar 1.000 sekolah di Kabupaten Pandeglang, sekitar 30 persen mengalami rusak ringan, sedang dan rusak berat. Kondisi itulah yang menjadi PR Bupati-Wabup Pandeglang.
“Sering saya menyampaikan, dari 1.000 sekolah itu setiap sekolah minimal ada 7-8 ruang kelas. Berarti kerusakan dari 30 persen ini cukup signifikan, sehingga menjadi PR kami bersama. Intinya semua sekolah tentu menjadi bahan perhatian Dewi-Iing,” pungkasnya.
Menurutnya, semenjak Dewi-Iing dilantik kami fokus untuk bagaimana mendorong proses percepatan pembangunan infrastruktur pendidikan. Karena pendidikan ini bagian dari pembangunan pelayanan dasar.
“Pendidikan termasuk investasi terbesar, karena kami ingin mencetak generasi-generasi yang handal, dan bisa melanjutkan estafet kepemimpinan berikutnya,” katanya.
Tahun ini ungkapnya lagi, Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat telah mengalami penurunan signifikan dibanding dengan tahun 2025 lalu.
“Kalau anggaran untuk pendidikan dari DAK turun signifikan, kurang lebih hanya Rp 11 Miliar. Tapi sekarang ditopang oleh revitalisasi anggaran pendidikan langsung dari Kementerian Pendidikan,” jelasnya.
“Nah, ini artinya Pak Presiden Prabowo hingga Pemerintah Daerah (Pemda) Pandeglang fokus terhadap pendidikan. InsyaAllah tidak kurang dari 20 persen sesuai amanat Undang-Undang,” sambungnya.
Diberitakan sebelumnya, Dua ruang kelas SDN Kutakarang 3, di Kampung Cinibung, Desa Kutakarang, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang, mengalami rusak berat dan terancam ambruk. Kondisi itu akibat adanya bencana pergerakan tanah.
Diketahui, padahal dua ruang kelas itu merupakan bangunan baru dibangun pada Tahun 2024 lalu, bantuan dari APBN yang pelaksana pengerjaannya dari Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Banten.
Salah seorang guru SDN Kutakarang 3, Ade mengungkapkan, ruang kelas yang mengalami rusak berat itu kelas 3 dan kelas 4. “Jadi, sebetulnya sejak bulan Januari 2026 sudah mulai ada retakan-retakan kecil di dua ruang kelas itu, dan akhirnya rusak parah pada Senin 30 Maret 2026 lalu,” kata Ade, Minggu (5/4).
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu


