Kondisi Keuangan BPR Berkah Pandeglang Tidak Stabil
Bakal Gali Pendapatan Dari Kredit Bermasalah
PANDEGLANG - Tercatat sejak tahun 2024-2025, kondisi keuangan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Berkah Pandeglang atau PT. BPR Berkah Perseroda, tengah mengalami penurunan kinerja yang disebabkan keuangan tidak stabil.
Hal itu terungkap, saat PT BPR Berkah Perseroda melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), di Ruang Publik Sekretariat Daerah (Setda) Pandeglang, Kamis (16/4).
Dalam RUPS itu pihak PT BPR Berkah Perseroda menyatakan, bakal terus berupaya menggali potensi pendapatan pada tahun 2026 guna meningkatkan dividen bagi para pemegang saham.
Direktur Operasional dan Kepatuhan PT BPR Berkah Perseroda, Iman Setiadi menyampaikan, pada tahun 2024 hingga 2025 perusahaan sempat mengalami penurunan kinerja. Namun demikian, kondisi tersebut masih dapat dikendalikan.
“Sesuai hasil RUPS, dari tahun 2024 ke 2025 memang mengalami penurunan, karena kondisi keuangan yang belum stabil,” katanya usai kegiatan.
Untuk tahun 2026, pihaknya akan fokus pada penyelesaian kredit bermasalah sebagai salah satu strategi utama dalam meningkatkan pendapatan.
“Kami akan terus mencari sumber pendapatan lain, khususnya melalui strategi penyelesaian kredit bermasalah,” katanya.
Menurut Iman Setiadi, upaya yang dilakukan diantaranya melalui restrukturisasi kredit, yakni penyesuaian skema pembayaran sesuai dengan kemampuan nasabah. Selain itu, perusahaan juga berupaya memperkuat permodalan.
“Salah satunya menjalin komunikasi dengan pemerintah Provinsi Banten terkait kewajiban setoran modal kepada BPR, dan mendapat respon positif dari Kepala Biro Ekbang Provinsi Banten,” terangnya.
Lebih lanjut ia menjelaskan, selama kurun waktu 10 tahun terakhir, PT BPR Berkah Perseroda telah memberikan dividen kepada seluruh pemegang saham dengan total mencapai Rp 25 miliar.
RUPS tersebut dibuka oleh Komisaris PT BPR Berkah Perseroda, Doni Hermawan. Dalam sambutannya, ia berpesan agar manajemen terus mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi perusahaan.
Sementara, Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Asep Rahmat menyampaikan, bahwa PT BPR Berkah Perseroda mampu bertahan di tengah berbagai kondisi dan tetap menjadi bank yang sehat.
“PT BPR Berkah Perseroda harus terus beradaptasi dan menjaga kinerja agar tetap menjadi lembaga keuangan yang sehat dan terpercaya,” katanya.
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Internasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu


