Iran Dipastikan Tampil di Piala Dunia 2026 Meski Dihantui Ketegangan Politik
IRAN - Bayang-bayang konflik di Timur Tengah mulai merambah ke panggung sepak bola dunia. Keikutsertaan Timnas Iran di Piala Dunia FIFA 2026 sempat dipenuhi tanda tanya akibat ketegangan geopolitik yang belum mereda.
Sebelumnya, pemerintah Iran mengajukan permintaan kepada FIFA agar venue pertandingan mereka dipindahkan ke Meksiko. Permintaan tersebut ditolak, sehingga memicu spekulasi bahwa Iran mempertimbangkan mundur karena enggan bermain di Amerika Serikat, salah satu tuan rumah turnamen.
Menanggapi isu tersebut, Presiden FIFA, Gianni Infantino, langsung memberikan klarifikasi. Ia memastikan bahwa Iran tetap berkomitmen untuk ambil bagian dalam ajang empat tahunan tersebut.
Kepastian itu, menurut Infantino, didapat saat dirinya mengunjungi pemusatan latihan Iran di Antalya, Turki, pada jeda internasional bulan lalu.
“Timnas Iran pasti bermain di Piala Dunia,” tegas Infantino.
“Kita hidup di dunia yang penuh dinamika, tetapi kami terus berupaya menjaga hubungan yang baik agar semua tim tetap solid,” tambahnya.
Berdasarkan jadwal, Iran akan memulai fase grup di SoFi Stadium, Inglewood, dengan menghadapi Selandia Baru pada 15 Juni, disusul laga melawan Belgia pada 21 Juni. Selanjutnya, mereka dijadwalkan bertolak ke Seattle untuk menghadapi Mesir pada 26 Juni.
Apabila berhasil melaju ke fase gugur, Iran kemungkinan besar masih akan bermain di wilayah Amerika Serikat—sebuah situasi yang tetap menjadi tantangan di tengah kondisi geopolitik yang belum sepenuhnya stabil.
Meski demikian, FIFA menegaskan komitmennya untuk memastikan turnamen berlangsung lancar dan semua peserta dapat bertanding dengan aman.
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Internasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu


