TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Dampak Tabrakan KA di Bekasi Timur, Sejumlah Perjalanan KRL Hanya Sampai Stasiun Bekasi

Reporter: Farhan
Editor: AY
Selasa, 28 April 2026 | 08:55 WIB
Stasiun Bekasi. Foto : Ist
Stasiun Bekasi. Foto : Ist

BEKASI — Imbas kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, sejumlah perjalanan KRL Commuterline mengalami perubahan pola operasi pada Selasa (28/4/2026) pagi.


Perjalanan KRL rute Angke–Tambun (KA 5022C) hanya beroperasi sampai Stasiun Bekasi. Selanjutnya, rangkaian tersebut kembali sebagai KA 5515B dengan rute Bekasi–Angke.


Hal serupa juga terjadi pada KRL rute Manggarai–Cikarang (KA 5026C) yang hanya melayani perjalanan hingga Stasiun Bekasi, sebelum berbalik arah menjadi KA 5519C dengan rute Bekasi–Kampung Bandan.


Rekayasa perjalanan ini dilakukan sebagai dampak dari kecelakaan yang melibatkan KRL Commuterline rute Kampung Bandan–Cikarang dengan KA Argo Bromo Anggrek rute Gambir–Surabaya Pasar Turi. Insiden terjadi di emplasemen Stasiun Bekasi Timur, tepatnya di KM 28+920, pada Senin (27/4/2026) pukul 20.52 WIB.


Proses Evakuasi Masih Berlangsung
Hingga saat ini, proses evakuasi terhadap kedua rangkaian kereta masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.


Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jasa atas gangguan perjalanan yang terjadi.


“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Saat ini, PT KAI bersama pihak kepolisian terus melakukan evakuasi rangkaian kereta serta penanganan korban di lokasi kejadian. Kami berupaya maksimal agar operasional dapat segera kembali normal,” ujarnya dalam keterangan resmi.


Selain itu, KAI memastikan seluruh petugas telah bergerak cepat untuk mengamankan lokasi, sekaligus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mempercepat proses pemulihan jalur.


Sebagai langkah pengamanan, aliran listrik aliran atas (LAA) pada lintas Cibitung–Bekasi Timur untuk sementara dinonaktifkan.


Penyebab Masih Diselidiki


Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam tahap investigasi. Pihak KAI menyatakan akan terus memberikan pembaruan informasi secara berkala kepada masyarakat.


KAI juga mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mematuhi aturan keselamatan, terutama di area jalur rel dan perlintasan sebidang, guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit