TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Razia PPKS di Kota Tangerang, Petugas Temukan Tiga Balita Ikut Mengamen di Jalanan

Reporter: Farhan
Editor: AY
Minggu, 10 Mei 2026 | 17:11 WIB
Sejumlah pengamen diamankan dalam razia Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Foto : Ist
Sejumlah pengamen diamankan dalam razia Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Foto : Ist

KOTA TANGERANG — Petugas gabungan dari Dinas Sosial Kota Tangerang, Satpol PP, TNI, dan relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) menggelar razia Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) di sejumlah persimpangan dan lampu merah di Kota Tangerang, Minggu (10/5/2026).


Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan 14 orang yang terdiri atas pengamen, pengemis, hingga manusia silver. Dari jumlah itu, tiga balita dan dua remaja turut ditemukan berada di lokasi razia.


Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Acep Wahyudi, mengatakan penertiban dilakukan di sejumlah titik yang selama ini kerap menjadi lokasi aktivitas PPKS di jalanan.


“Razia gabungan dilakukan bersama Dinsos, Satpol PP, TNI, dan relawan Tagana. Lokasi yang didatangi antara lain lampu merah Cimone, Karawaci, Modernland, TMP Taruna, Adipura, pertigaan Modernland, hingga pertigaan Banjar Wijaya,” ujar Acep.


Menurutnya, petugas masih menemukan berbagai aktivitas di jalan raya dengan beragam modus, mulai dari mengamen hingga menjadi manusia silver.
“Total ada 14 orang yang diamankan, terdiri dari pengamen, pengemis, dan manusia silver. Tiga di antaranya balita, dua remaja, dan sembilan orang dewasa,” katanya.


Seluruh PPKS yang terjaring kemudian dibawa ke kantor Dinas Sosial Kota Tangerang untuk didata dan menjalani pembinaan lebih lanjut.


Keberadaan balita di jalanan menjadi perhatian serius petugas karena dinilai membahayakan keselamatan anak serta berpotensi mengarah pada praktik eksploitasi anak di ruang publik.


Pemerintah Kota Tangerang juga mengimbau masyarakat agar menyalurkan bantuan atau sedekah melalui lembaga resmi maupun panti sosial, bukan dengan memberikan uang secara langsung di jalanan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menekan keberadaan PPKS sekaligus mencegah eksploitasi anak.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit