Pengawasan Penumpang dari Luar Negeri Diperketat
Cegah Merebaknya Hantavirus
BANDARA — Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Soekarno-Hatta memperketat pengawasan terhadap pelaku perjalanan internasional guna mengantisipasi masuknya hantavirus melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Pengawasan difokuskan terhadap penumpang dari sejumlah negara yang telah melaporkan kasus virus tersebut.
Kepala Kantor BBKK Soekarno-Hatta, Naning Nugrahini, mengatakan pihaknya telah menjalankan prosedur kesiapsiagaan untuk mendeteksi secara dini penumpang yang diduga terpapar Hantavirus.
“Untuk hantavirus yang saat ini sedang ramai dibicarakan, kami di Soekarno-Hatta sudah melakukan kesiapsiagaan melalui pengisian deklarasi kesehatan. Dari situ kami bisa mengetahui risiko dari penerbangan maupun pelaku perjalanan,” ujar Naning, Selasa (12/5).
Selain pemeriksaan melalui deklarasi kesehatan, petugas juga melakukan pemantauan menggunakan thermal scanner dan observasi visual terhadap penumpang internasional yang baru tiba di bandara. Penumpang yang menunjukkan gejala tertentu akan menjalani pemeriksaan lanjutan oleh dokter di fasilitas kesehatan bandara.
Menurut Naning, apabila hasil pemeriksaan mengarah pada kategori probable hantavirus, pasien akan segera dirujuk ke rumah sakit rujukan penyakit infeksi untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. “Kalau dari hasil pemeriksaan dinyatakan probable, maka akan kami rujuk ke rumah sakit pusat infeksi untuk penanganan lebih lanjut,” katanya.
BBKK Soekarno-Hatta juga menyiapkan jalur evakuasi khusus penyakit menular untuk mencegah potensi penularan kepada penumpang lain. Selain itu, tersedia ambulans khusus penyakit menular yang dilengkapi sistem dekontaminasi. “Ambulans ini memiliki sistem dekontaminasi sehingga virus, bakteri, atau kuman dari pasien dapat dibersihkan dan tidak menyebar kepada orang lain,” ujar Naning.
Ia menjelaskan hantavirus bukan penyakit baru di Indonesia. Penelitian terkait virus tersebut telah dilakukan sejak 2015. Namun, kasus yang teridentifikasi mulai tercatat pada periode 2024 hingga 2026. “Dari 2024 sampai 2026 sudah tercatat 23 orang teridentifikasi virus hanta,” ungkapnya.
Sebagai langkah antisipasi, BBKK Soekarno-Hatta juga memperketat pengawasan terhadap penerbangan langsung dari sejumlah negara yang telah melaporkan kasus hantavirus, seperti Amerika Serikat, Argentina, Paraguay, dan Panama. “Kami melakukan pengetatan pengawasan terhadap penerbangan dari negara-negara tersebut. Namun daftar itu bisa berubah sesuai perkembangan situasi,” ujarnya.
Naning menegaskan hantavirus memiliki karakteristik berbeda dengan Covid-19. Jika Covid-19 menyebar antarmanusia, hantavirus di Indonesia lebih banyak ditularkan melalui kontaminasi urine, air liur, maupun kotoran tikus. “Kalau Covid penularannya dari manusia ke manusia. Sedangkan hantavirus lebih banyak melalui kontaminasi dari tikus,” katanya.
Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat serta mewaspadai populasi tikus di lingkungan sekitar. Menurut Naning, tidak semua tikus membawa penyakit, tetapi sejumlah jenis memiliki potensi menjadi sumber penularan. “Dari 51 jenis tikus, ada 24 jenis yang bisa menyebabkan penyakit,” ucapnya.
Untuk penanganan lebih lanjut, petugas BBKK akan melakukan asesmen menyeluruh terhadap penumpang yang diduga terpapar hantavirus, termasuk menelusuri riwayat perjalanan dan kontak erat dari negara terjangkit. Jika memenuhi kriteria probable case, pasien akan dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Infeksi Sulianti Saroso menggunakan ambulans khusus penyakit menular.
Naning menambahkan masa observasi bagi kontak erat maupun pasien yang diduga terpapar hantavirus dapat mencapai 42 hari lantaran masa inkubasi virus yang cukup panjang. Meski demikian, hingga kini BBKK Soekarno-Hatta memastikan belum menemukan kasus hantavirus di pintu masuk Bandara Soekarno-Hatta. “Hingga saat ini kami belum menemukan kasus hantavirus di pintu masuk Bandara Soekarno-Hatta,” pungkasnya.
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Nasional | 18 jam yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Selebritis | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu





