Fadil Redian Selamatkan BBP Putra Wonogiri, Bayu Endarianto Singgung Pergantian Pemain Receh FC
SERPONG UTARA-Sang juara bertahan BBP Putra Wonogiri harus menunggu hingga jelang 7 menit laga bubar untuk bisa membobol gawang Receh FC pada babak 16 besar Pakujaya Cup XI. Fadil Redian menjadi penentu kelolosan tim asal Cisauk, Kabupaten Tangerang ini ke quarter final.
Receh FC memberikan perlawanan sengit ke BBP Putra Wonogiri pada laga perdana babak 16 besar dari ajang tarkam yang dilangsungkan di Stadion Mini Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (23/05/2026).
BBP Putra Wonogiri menurunkan kekuatan terbaiknya pada laga tersebut. Amin, Dion, Azis, Satria, Fadil Redian, Sem, Piter Lucky, Apip, Sugi, dan Solah dimainkan sejak menit pertama. Kubu Receh asal Petukangan Utara, Jakarta Selatan mengandalkan Surya, Ade Septian, Endo, Robi, Agam, Leman, Reza Alfariz, Dana, Toni, Jeri, dan Sandi Bule.
Tampil menggebrak sejak peluit kickoff babak pertama ditiup wasit Beben Hasyim, BBP Putra Wonogiri kesulitan membongkar pertahanan Receh FC yang dikawal Agam dan Leman. Dua bek Receh ini sukses mematikan pergerakan striker asing Piter Lucky dan Shem.
Kesebelasan Receh yang menemukan bentuk permainannya di pertengahan babak pertama hanya mampu mengancam gawang BBP Putra Wonogiri yang dijaga Amin dari tendangan bebas yang dieksekusi Reza Alfariz.
Di babak kedua, Receh FC memainkan Alan, pemain sayap yang punya kecepatan. Serangan yang dibangun Receh lebih bervariasi. Namun mereka tetap saja kedodoran di lini tengah. Gelandang Jeri dan Huuson yang dimainkan di babak kedua selalu kalah saat berduel dengan Solah, Fadil Redian maupun Deri.
Beruntung penampilan Agam masih disiplin dalam menjaga Piter Lucky. Di menit 23, BBP Putra Wonogiri akhirnya baru bisa membobol gawang Receh FC yang dikawal Surya. Tendangan Fadil Redian menyusur deras mendatar ke dalam gawang.
Tertinggal 0-1, Receh FC malah menarik keluar gelandang andalannya yakni, Reza Alfariz diganti Zidane. Sedangkan, Gebe yang tampil bagus di putaran kedua dimainkan di injury time. BBP Putra Wonogiri menang 1-0 hingga laga bubar.
"Alhamdulillah pertandingan hari ini luar biasa. Lawan bisa dibilang kuda hitam. Alhamdulillah, ada rezeki, tadi saya ada peluang satu dan bisa cetak gol," ungkap Fadil Redian, pencetak gol tunggal.

Manajer BBP Putra Wonogiri, H Bayu Endarianto mengakui pertandingan lawan Receh FC ini laga yang sangat ketat. "Permainan hari ini, anak-anak dipressing. Di babak pertama kita tidak bisa ngapa-ngapain," ujarnya.
Bayu menyinggung soal pergantian pemain yang dilakukan Receh FC yakni, Reza Alfariz di babak kedua. "Harusnya Reza jangan diganti. Bola-bola matinya membahayakan. Itu tadi dua kali, kalau Reza yang melakukan mungkin bisa jadi gol. Ya mungkin manajer Receh punya pandangan lain, kita tidak tahu," tukasnya.
Sementara, big match terjadi pada laga kedua babak 16 besar, Minggu (24/05/2026) saat Dejan FC menghadapi Khana Sparta. Dejan, tim asal Kota Depok memiliki kekompakan dan kualitas pemain hampir merata di semua lini.
Andi Sofyan, Suhendri Aray, Wawan, Reza Jaul, Ivan, dan Borong menjadi nyawa kesebelasan Dejan. Bisa dibilang skill dan kualitas mereka di atas para pemain Khana Sparta. Tim asal Jombang, Ciputat, Kota Tangsel ini dimotori Eros, Bahar, Key, dan Jahran.
Pos Banten | 1 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 16 jam yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu


