Pemerintah Tebar Stimulus Ekonomi
Diskon Tiket Pesawat 30 Persen dan Magang Nasional Diperluas
JAKARTA - Pemerintah menyiapkan sejumlah stimulus untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pada semester II-2026. Salah satu kebijakan yang disiapkan adalah diskon tiket pesawat ekonomi hingga 30 persen serta perluasan Program Magang Nasional.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, berbagai insentif tersebut dirancang untuk menjaga pergerakan ekonomi nasional tetap stabil di tengah tekanan global.
“Diskon transportasi dan penerbangan disiapkan untuk mendukung mobilitas masyarakat selama musim liburan,” ujar Airlangga dalam keterangan pers di Jakarta, Selasa (27/5/2026).
Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp190 miliar untuk program diskon transportasi darat dan laut selama libur sekolah. Program ini diperkirakan menjangkau sekitar 3,07 juta penerima manfaat.
Sementara itu, untuk periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), anggaran sebesar Rp161,4 miliar disiapkan dengan target 2,87 juta penerima manfaat.
Tak hanya itu, Pemerintah juga memberikan diskon tiket pesawat kelas ekonomi sebesar 30 persen melalui skema Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP).
Menurut Airlangga, anggaran program diskon tiket pesawat selama libur sekolah mencapai Rp472,7 miliar dengan target 2,3 juta penumpang. Sedangkan untuk periode Nataru, Pemerintah menyiapkan Rp722 miliar yang diperkirakan menjangkau 3,7 juta penumpang.
“Stimulus ini diharapkan mampu menjaga pergerakan ekonomi nasional tetap kuat pada semester kedua,” katanya.
Pemerintah menilai kebijakan tersebut tidak hanya mendorong sektor transportasi, tetapi juga menggerakkan sektor ekonomi lainnya melalui peningkatan mobilitas masyarakat selama musim liburan.
Selain sektor transportasi, Pemerintah juga memperkuat stimulus ketenagakerjaan melalui Program Magang Nasional dan Program Vokasi Nasional.
Airlangga menjelaskan, Program Magang Nasional kembali dibuka dengan target 150 ribu peserta dan total anggaran Rp4,14 triliun. Di sisi lain, Program Vokasi Nasional disiapkan untuk 220 ribu lulusan SMK serta 50 ribu pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK).
“Program vokasi diprioritaskan bagi lulusan SMK dan pekerja terdampak PHK,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, insentif PPN DTP tiket pesawat ekonomi berlaku pada 24 Juni hingga 5 Juli 2026, bertepatan dengan masa libur sekolah.
Menurutnya, paket stimulus ekonomi semester II-2026 menjadi strategi Pemerintah untuk menjaga konsumsi domestik tetap tumbuh, mengingat konsumsi masyarakat masih menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional.
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memastikan Program Magang Nasional tetap berlanjut pada 2026 dengan peningkatan kuota peserta dari 100 ribu menjadi 150 ribu orang.
“Tahun ini Pemerintah menargetkan pelaksanaan magang nasional menjangkau sebanyak 150 ribu peserta,” ujar Yassierli di Kementerian Ketenagakerjaan, Selasa (26/5/2026).
Ia menambahkan, program magang akan dibuka dalam tiga gelombang, dengan masing-masing gelombang menampung sekitar 50 ribu peserta.
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu






