Usia 19 Tahun, Joao Fonseca Taklukkan Para Raksasa Tenis Dunia
PARIS – Petenis muda Brasil, Joao Fonseca, terus mencuri perhatian di Roland Garros 2026. Setelah secara mengejutkan menyingkirkan legenda tenis dunia Novak Djokovic, petenis berusia 19 tahun itu kembali membuat kejutan dengan mengalahkan dua kali finalis French Open, Casper Ruud, pada babak keempat yang berlangsung di Court Philippe-Chatrier, Senin (1/6) waktu setempat.
Fonseca memastikan tempat di perempat final Grand Slam pertamanya setelah memenangkan duel sengit empat set dengan skor 7-5, 7-6(8), 5-7, dan 6-2.
Dalam pertandingan yang berlangsung hampir empat jam tersebut, Fonseca tampil impresif dengan kombinasi forehand agresif dan pertahanan solid di lapangan tanah liat. Berdasarkan data Infosys Stats, laga berlangsung sangat ketat. Kedua pemain sama-sama mencatatkan 51 winner dan 52 unforced error. Namun, ketenangan Fonseca pada momen-momen krusial menjadi faktor penentu kemenangan.
Atmosfer pertandingan semakin istimewa karena disaksikan langsung oleh legenda tenis Brasil, Gustavo Kuerten, peraih tiga gelar Roland Garros.
“Casper bermain sangat baik di sini. Dia sangat berpengalaman dan tahu bagaimana memanfaatkan lapangan ini. Karena itu, awal pertandingan terasa sulit. Namun saya mampu bermain lebih baik pada momen-momen penting di set pertama dan kedua,” ujar Fonseca seusai laga.
Mental juara Fonseca terlihat jelas pada tie-break set kedua. Sempat gagal memanfaatkan dua set point saat unggul 6-5, ia justru mampu menyelamatkan tiga set point beruntun milik Ruud sebelum membalikkan keadaan dan mengamankan set tersebut.
Meski Ruud sempat memperpanjang harapan dengan merebut set ketiga, Fonseca tidak kehilangan fokus. Ia langsung mengambil kendali permainan pada set keempat, unggul 5-1, sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan.
Keberhasilan ini menjadi catatan bersejarah bagi tenis Brasil. Fonseca tercatat sebagai petenis putra Brasil kedelapan yang berhasil mencapai perempat final tunggal putra Grand Slam.
Lebih istimewa lagi, keberhasilan Fonseca bersama Rafael Jodar menembus delapan besar menjadikan Roland Garros 2026 sebagai Grand Slam kelima dalam 40 tahun terakhir yang menghadirkan dua petenis remaja di perempat final.
Pada babak perempat final, Fonseca akan menghadapi petenis Republik Ceko, Jakub Mensik. Unggulan ke-26 itu melaju setelah menundukkan Andrey Rublev dalam pertarungan lima set dengan skor 6-3, 7-6(6), 4-6, 2-6, dan 6-3.
Duel Fonseca kontra Mensik diprediksi menjadi pertarungan dua bintang muda paling bersinar di Roland Garros 2026 dalam perebutan satu tempat di semifinal.
Opini | 2 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu


