TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Ada Konser dan Festival Besar di GBK, Warga Diimbau Hindari Kawasan Senayan Akhir Pekan Ini

Reporter & Editor : AY
Sabtu, 06 Juni 2026 | 06:49 WIB
Ilustrasi kawasan GBK. Foto : Ist
Ilustrasi kawasan GBK. Foto : Ist

JAKARTA – Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, diimbau untuk menghindari melintas di wilayah tersebut pada Sabtu-Minggu, 6-7 Juni 2026. Pasalnya, sejumlah agenda berskala nasional dan internasional diperkirakan akan menyedot hingga 80 ribu pengunjung dan berpotensi memicu kepadatan lalu lintas.


Mengantisipasi lonjakan aktivitas tersebut, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta telah menyiapkan berbagai langkah pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan GBK.
Berdasarkan perkiraan Dishub, jumlah pengunjung mencapai sekitar 37.800 orang pada Sabtu (6/6) dan meningkat menjadi sekitar 43.000 orang pada Minggu (7/6).


Sejumlah acara besar yang berlangsung di kawasan GBK dan sekitarnya antara lain konser EXO Planet #6 ExhOrizon in Jakarta di Indonesia Arena, konser Raisa "Love & Let Go" di JICC Plenary Hall, Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Festival Jamu Nusantara 2026 di Hutan Kota GBK, Hero E-Sport PUBG di Tennis Indoor, serta Indofest 2026 di JICC Hall B.


Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengatakan pihaknya telah menempatkan personel di sejumlah titik strategis untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan dan menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.
"Kami telah menyiapkan personel untuk melakukan pengaturan lalu lintas, pengawasan parkir, serta berkoordinasi dengan Kepolisian dan penyelenggara kegiatan," ujar Budi dalam keterangannya.


Menurut dia, pengaturan lalu lintas dan rekayasa jalan akan diterapkan secara situasional sesuai kondisi di lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan arus kendaraan tetap lancar serta menjaga keselamatan pengguna jalan.


Selain pengaturan lalu lintas, Dishub juga menyediakan 10 kantong parkir resmi di kawasan GBK dengan kapasitas sekitar 1.957 kendaraan roda empat dan 8.229 kendaraan roda dua.


Lokasi parkir tersebut tersebar di Plaza Tenggara, Plaza Selatan, Istora, Elevated Selatan, Elevated Utara, Akuatik, Lapangan ABC, Stadion Madya, Masjid Albina, dan Lapangan Softball.


Budi mengingatkan pengunjung agar tidak memarkir kendaraan di badan jalan karena dapat menghambat arus lalu lintas dan menimbulkan kemacetan.
"Kami mengimbau masyarakat memanfaatkan kantong parkir resmi yang telah disediakan," tegasnya.


Dishub juga mendorong masyarakat menggunakan transportasi umum sebagai pilihan utama menuju kawasan GBK. Menurut Budi, penggunaan angkutan massal merupakan cara paling efektif untuk mengurangi kepadatan kendaraan dan memperlancar mobilitas pengunjung.


"Kami mengajak masyarakat memanfaatkan layanan Transjakarta, MRT Jakarta, maupun Commuter Line agar perjalanan lebih nyaman, aman, dan efisien," katanya.


Kawasan GBK sendiri telah terintegrasi dengan berbagai moda transportasi publik. Pengunjung dapat menggunakan Transjakarta melalui Halte Senayan Bank Jakarta dan Halte Gelora Bung Karno 2, serta MRT Jakarta melalui Stasiun Senayan dan Stasiun Istora Mandiri yang beroperasi mulai pukul 05.00 hingga 24.00 WIB.


Dishub mengimbau masyarakat yang tidak memiliki agenda di kawasan Senayan untuk memilih rute alternatif selama akhir pekan ini. Pengguna jalan juga diminta mematuhi rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan.


"Melalui kolaborasi seluruh pihak, kami optimistis seluruh kegiatan dapat berlangsung lancar tanpa mengganggu mobilitas masyarakat secara umum," pungkas Budi.


Dishub bersama Kepolisian telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif dan rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan secara situasional apabila terjadi lonjakan volume kendaraan di sekitar kawasan Senayan.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit