Persitangsel Kalah Jam Terbang dari PBN
PAMULANG-Faktor jam terbang membuat Persitangsel langsung tersingkir pada putaran pertama Binajaya Cup XXVII 2026. Tim asal Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ini harus mengakui ketangguhan kesebelasan Putra Banjar Negara (PBN).
Pertarungan di Lapangan Latus Jaya, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel, Senin (15/06/2026) memang beda kelas. PBN dihuni para pemain berpengalaman seperti Amin, Sugi Pangkali, Tomi, Dion, Satria, Apip Fatoni, Azis, Abel Tachinardi, Riki Pratama, Fadil Redian, dan Jefri Lukaku. Apalagi mereka kerap bermain satu tim bersama klub raja tarkam, BBP Putra Wonogiri.
Sedangkan, Persitangsel bermaterikan para talenta muda. Ridho, Yuwana, Raka, Beta, Sahid, Dinko, dan Fikri Wakwaw dipercaya sejak menit pertama. Hanya Andi Jablay yang menjadi satu-satunya pemain senior di Persitangsel.
Gol cepat Fadil Redian di menit 3 membawa PBN memimpin 1-0. Gol Fadil berawal dari crossing Azis yang mengarah ke gawang Persitangsel. Kiper Ridho berusaha menangkap bola namun terlepas. Bola liar jatuh di kaki Jefri Lukaku.
Jefri meneruskan si kulit bundar ke Fadil Redian. Tendangan keras Fadil menerobos ke dalam gawang Persitangsel. Unggul 1-0, PBN tampil santai dengan menguasai ball possession. Para pemain Persitangsel yakni, Fikri Wakwaw, Andi Jablay, dan Dinko kesulitan merebut bola dari kaki para pemain PBN.
Memasuki menit 19, PBN memperbesar keunggulannya. Sepak pojok Fadil Redian disambut sundulan Tomi. Papan skor berubah 2-0. Persitangsel yang bertumpu pada Fikri Wakwaw cukup kesulitan membongkar pertahanan PBN yang dikawal Dion dan Sugi Pangkali.
Kubu PBN terus memainkan ball posession dengan sesekali menusuk ke zona pertahanan Persitangsel. PBN menutup babak pertama dengan keunggulan dua gol tanpa balas.

Di awal babak kedua, PBN menarik keluar Riki Pratama digantikan Pentol. Kesebelasan Persitangsel mengancam gawang PBN yang dijaga Amin di menit 8. Corner kick Andi Jablay disundul Fikri Wakwaw. Bola membentur mistar gawang PBN.
PBN kembali melakukan rotasi di pertengahan babak kedua ini. Abel Tachinardi digantikan Rabani. Disusul Deri menggantikan Dion. PBN terus tampil menekan untuk memburu gol kembali. Banyak peluang didapat dari Fadil Redian, Apip Fatoni, dan Jefri Lukaku.
Namun gol ketiga PBN baru lahir di menit 27 lewat permainan tiktak yang diperagakan Tomi dan Fadil Redian. Setelah menerima bola dari Fadil Redian, Tomi langsung mengembalikan bola ke Fadil. Tendangan datar Fadil dari ruang sempit tak bisa diantisipasi kiper Ridho.
Skor 3-0 untuk PBN sesampainya wasit Beben Hasyim meniup peluit panjang tanda laga usai. PBN melaju ke babak 32 besar dan menantang Blora United dari Pamulang Timur, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel.
"Pertandingan hari ini cukup seru juga, karena lawan yang dihuni anak-anak muda memberi perlawanan yang cukup baik," kata Asri Akbar, Pelatih PBN usai pertandingan.
Mantan gelandang Persija Jakarta dan Bali United ini menambahkan, pada babak 32 besar nanti dipastikan sejumlah pemain siap bergabung. "Ada pemain asing, ada Ginting, ada juga Samsudin yang siap tampil," tukasnya.
Sementara, duel tim asal Kota Tangsel kembali terjadi pada putaran pertama, Selasa (16/06/2026). Mamah Muda FC akan menghadapi Wani FC. "Mamah Muda yang dimanajeri Riki melawan Wani FC. Laga yang pastinya berlangsung menarik," ungkap Andre Bagol, Komentator Binajaya Cup XXVII 2026.
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
TangselCity | 15 jam yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Ekonomi Bisnis | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu


