TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Eloy Room Bersinar di Piala Dunia 2026, Antar Curacao Ukir Sejarah dan Kenang Rekan yang Telah Pergi

Reporter: Farhan
Editor: AY
Senin, 22 Juni 2026 | 06:46 WIB
Kiper timnas Curacao, Eloy Room. Foto : Ist
Kiper timnas Curacao, Eloy Room. Foto : Ist

AS - Kiper timnas Curacao, Eloy Room, menjadi salah satu sorotan di Piala Dunia 2026 setelah tampil gemilang saat membawa negaranya menahan imbang Ekuador 0-0 pada laga Grup E di Stadion Kansas City, Amerika Serikat.


Hasil tersebut terasa sangat istimewa bagi Curacao. Negara berpenduduk sekitar 150 ribu jiwa itu sukses meraih poin pertama dalam sejarah partisipasinya di ajang Piala Dunia.


Di balik pencapaian bersejarah itu, Room tampil sebagai sosok penentu. Sejak awal pertandingan, kiper berusia 37 tahun tersebut berkali-kali menggagalkan peluang berbahaya Ekuador. Salah satu momen terbaik terjadi ketika ia melakukan penyelamatan refleks terhadap tembakan jarak dekat Enner Valencia hanya dua menit setelah laga dimulai.


Room menyebut hasil ini sebagai buah dari perjalanan panjang yang telah dibangun selama bertahun-tahun.


“Ini persis seperti yang saya impikan ketika proyek Curacao dimulai. Sebelas tahun lalu, target kami sederhana: lolos ke Piala Dunia. Saya bangga karena kami memulai semuanya dari nol.”


Menurutnya, hasil imbang melawan Ekuador menjadi bukti bahwa Curacao hadir bukan sekadar sebagai pelengkap turnamen.


“Setelah pertandingan melawan Jerman, kami ingin menunjukkan kepada dunia siapa kami sebenarnya. Hari ini kami membuktikan bahwa kami bisa bertarung dan juga bermain sepak bola dengan baik. Ini lebih besar dari sekadar sepak bola.”


Room juga mengungkapkan bahwa penyelamatan cepat di awal pertandingan memberinya rasa percaya diri sepanjang laga.


“Setelah penyelamatan itu, saya merasa sangat percaya diri. Rasanya malam itu tidak ada bola yang bisa melewati saya.”
Penampilan heroik tersebut mendapat apresiasi dari kapten Curacao, Leandro Bacuna, yang menilai Room berhasil menjawab keraguan setelah sempat mendapat sorotan pada laga-laga sebelumnya.


Pelatih Curacao, Dick Advocaat, bahkan mengaku belum pernah melihat Room tampil seimpresif itu. Sementara kiper Ekuador, Hernán Galíndez, menyebut laga tersebut sebagai salah satu malam terbaik dalam karier Room.


Namun di balik penampilan luar biasa itu, tersimpan kisah emosional. Seusai pertandingan, Room tak mampu membendung air mata dan mempersembahkan penampilannya untuk mendiang Jarzinho Pieter, rekan sesama kiper timnas Curacao yang meninggal saat perjalanan bersama tim beberapa tahun lalu.


“Saya merasa dia bersama saya malam ini. Dia selalu ada, dan saya yakin dia membantu saya hari ini.”


Bagi Curacao, hasil ini bukan sekadar satu poin—tetapi momen yang akan dikenang sebagai bukti bahwa mimpi besar bisa lahir dari negara kecil.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit