TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Lisandro Martinez Geram Argentina Dihujat: Banyak yang Membenci Tanpa Alasan

Reporter: Farhan
Editor: AY
Selasa, 28 Juli 2026 | 06:51 WIB
Lisandro Martinez (kiri) terlibat duel sengit dengan Salah (no 10] punggawa Mesir. Foto : Ist
Lisandro Martinez (kiri) terlibat duel sengit dengan Salah (no 10] punggawa Mesir. Foto : Ist

BUENOS AIRES – Bek Timnas Argentina, Lisandro Martinez, meluapkan kekesalannya terhadap derasnya kritik yang menghantam La Albiceleste sepanjang Piala Dunia 2026. Menurutnya, banyak tudingan yang dialamatkan kepada timnya tidak memiliki dasar dan hanya dipenuhi kebencian.


Selama turnamen berlangsung, Argentina terus menjadi sorotan. Pasukan Lionel Scaloni dituding kerap diuntungkan keputusan wasit. Selain itu, gaya permainan mereka juga dianggap terlalu keras, tetapi dinilai jarang mendapat hukuman.


Salah satu momen yang paling banyak diperbincangkan terjadi pada laga final melawan Spanyol, ketika Enzo Fernandez diganjar kartu merah usai melanggar Pau Cubarsi.


Tak hanya soal permainan, sikap para pemain Argentina yang tampak membelakangi prosesi pengangkatan trofi juara oleh Timnas Spanyol juga menuai kritik. Banyak pihak menilai tindakan Lionel Messi dan kawan-kawan tidak menunjukkan sportivitas.


Martinez membantah anggapan tersebut. Bek Manchester United itu menegaskan Argentina tetap menghormati Spanyol. Menurutnya, para pemain sengaja menghadap ke arah tribun sebagai bentuk apresiasi kepada suporter yang terus memberikan dukungan.


"Gambar ketika kami membelakangi itu terjadi karena para penggemar kami sedang bernyanyi untuk kami. Itu adalah bentuk penghormatan kepada mereka. Kami tetap berada di lapangan saat prosesi penyerahan trofi berlangsung karena memang seharusnya kami berada di sana," ujar Martinez, seperti dikutip dari World Soccer Talks.
Martinez mengaku kecewa dengan banyaknya cibiran yang diterima timnya selama turnamen.


"Saya memiliki perasaan yang campur aduk. Saya kesal karena kebencian itu jelas tidak memiliki dasar," katanya.
Ia menambahkan, perjuangan para pemain di lapangan dan dukungan luar biasa dari para suporter jauh lebih berarti dibanding komentar negatif yang terus bermunculan.


"Saya melihat bagaimana rekan-rekan setim berjuang habis-habisan, bagaimana para penggemar membuat kami merasa seperti di rumah. Namun tetap saja ada yang menyebut kami arogan atau memberi cap negatif lainnya. Mungkin itu lebih menggambarkan mereka yang melontarkan tudingan tersebut daripada diri kami," tegas Martinez.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit