Pabrik Produksi Sandal di Cipondoh Dilalap Api, Kebakaran Hanguskan Area Seluas 1.000 Meter Persegi
TANGERANG – Kebakaran besar melanda area produksi PT Murni Karetindo Lestari yang berada di Jalan Agus Salim, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis dini hari (21/6/2026). Insiden tersebut menghanguskan sekitar 1.000 meter persegi area pabrik yang diketahui memproduksi sandal berbahan karet.
Api diduga berasal dari tumpukan bahan baku karet yang masih menyimpan panas setelah melewati proses produksi. Material yang mudah terbakar membuat kobaran cepat membesar dan menyulitkan proses pemadaman.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menjelaskan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 23.30 WIB. Setelah menerima informasi, petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengendalikan api sekaligus mencegah penyebaran ke kawasan permukiman di sekitar pabrik.
Menurut Mahdiar, karakter bahan karet menjadi tantangan utama dalam proses penanganan karena membutuhkan metode pemadaman yang berbeda dibanding kebakaran biasa.
Selain itu, petugas juga sempat menghadapi kendala keterbatasan pasokan air. Tandon milik perusahaan dilaporkan hampir habis sehingga tim mencari sumber tambahan dari kawasan terminal dan mendapatkan dukungan dari sejumlah instansi.
Operasi penanganan melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD, Koramil, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Perumda Tirta Benteng, tenaga kesehatan, hingga relawan untuk memastikan proses pemadaman berjalan tanpa hambatan.
Hampir 90 personel dikerahkan dalam operasi tersebut. Sistem pergantian regu juga diterapkan agar penanganan di lapangan tetap optimal tanpa mengurangi kesiapan personel di pos dan wilayah lain.
Untuk mempercepat pemadaman, petugas tidak hanya menggunakan air tetapi juga memanfaatkan cairan pembusa serta bahan pemadam khusus karena material karet memiliki tingkat panas yang tinggi dan mudah kembali menyala.
Beruntung, hingga proses penanganan berlangsung tidak ditemukan korban jiwa. Fokus utama petugas adalah melokalisasi titik api agar tidak menjalar ke permukiman warga maupun area penyimpanan material yang berpotensi memicu ledakan.
Sementara itu, nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam tahap pendataan. BPBD bersama pihak perusahaan dan kepolisian akan melakukan inventarisasi kerusakan sekaligus menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut.
Petugas menargetkan proses pemadaman dapat diselesaikan secepat mungkin guna mengurangi dampak asap tebal yang dikhawatirkan mengganggu aktivitas masyarakat serta operasional di sekitar kawasan Bandara Soekarno-Hatta.
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Pos Banten | 19 jam yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pendidikan | 1 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
TangselCity | 23 jam yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu




