TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Scaloni Soroti Jadwal Padat Piala Dunia 2026, Khawatir Ganggu Performa Argentina

Reporter: Farhan
Editor: AY
Selasa, 07 Juli 2026 | 13:40 WIB
Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni. Foto : Ist
Pelatih Timnas Argentina Lionel Scaloni. Foto : Ist

JAKARTA – Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, mengkritik padatnya jadwal fase gugur Piala Dunia FIFA 2026 yang dinilainya mengurangi waktu pemulihan para pemain. Menurutnya, semakin dekat ke partai puncak, seharusnya setiap tim mendapat jeda istirahat yang lebih panjang, bukan justru sebaliknya.


Argentina memastikan langkah ke babak perempat final dan dijadwalkan menghadapi Tim nasional sepak bola Mesir untuk memperebutkan tiket semifinal. Jika mampu melaju hingga laga final, La Albiceleste harus menjalani lima pertandingan hanya dalam kurun 17 hari.


Situasi tersebut dinilai menjadi tantangan besar, terutama bagi sang kapten, Lionel Messi, yang kini berusia 39 tahun namun masih menjadi tumpuan utama tim.


Scaloni mengungkapkan pertandingan sebelumnya yang berlangsung hingga babak tambahan waktu di tengah cuaca panas membuat banyak pemainnya mengalami kelelahan dan kram. Kondisi itu, menurutnya, membuat proses pemulihan semakin berat sebelum menghadapi laga berikutnya.


"Semakin mendekati akhir turnamen dan semakin banyak pertandingan yang dimainkan, seharusnya para pemain mendapatkan waktu istirahat yang lebih panjang. Namun yang terjadi justru sebaliknya," kata Scaloni.


Ia juga meminta FIFA mempertimbangkan kondisi fisik pemain dalam penyusunan jadwal pertandingan agar kualitas permainan tetap terjaga.
Scaloni menambahkan, Argentina baru saja bermain di Miami dengan suhu yang tinggi dan kini harus kembali bertanding dalam waktu singkat. Menurutnya, kondisi tersebut jauh dari ideal untuk menjaga kebugaran para pemain.


Selain itu, ia menilai Mesir memiliki sedikit keuntungan karena memperoleh waktu pemulihan yang lebih lama. Meski selisih waktunya tidak terlalu besar, Scaloni menegaskan setiap jam tambahan sangat berarti ketika turnamen memasuki fase-fase krusial.


Meski menghadapi tantangan jadwal yang padat, Argentina tetap difavoritkan melangkah ke semifinal. Jika mampu menyingkirkan Mesir, mereka akan menghadapi pemenang pertandingan antara Tim nasional sepak bola Kolombia dan Tim nasional sepak bola Swiss untuk memperebutkan satu tempat di final.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit