TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Prabowo dan PM Narendra Modi Resmikan Kerja Sama Revitalisasi Candi Prambanan

Reporter & Editor : AY
Rabu, 08 Juli 2026 | 12:22 WIB
Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi. Foto : Ist
Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi. Foto : Ist

SLEMAN – Presiden Prabowo Subianto bersama Perdana Menteri India Narendra Modi mengunjungi Candi Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (8/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi penanda dimulainya kerja sama Indonesia dan India dalam program revitalisasi kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia.


Kedua pemimpin tiba di kawasan Candi Prambanan sekitar pukul 11.45 WIB dan disambut pertunjukan tari tradisional Rama Shinta yang diiringi alunan musik gamelan, sebagai simbol eratnya hubungan budaya kedua negara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan proyek konservasi situs Warisan Dunia UNESCO, dilanjutkan peresmian prasasti kerja sama serta sesi foto bersama sebagai penanda dimulainya kolaborasi pelestarian warisan budaya.


Selanjutnya, Presiden Prabowo dan PM Modi berkeliling kawasan candi menggunakan buggy car. Keduanya mengunjungi sejumlah bangunan penting, termasuk Candi Nandi dan Candi Siwa, sambil mendengarkan penjelasan mengenai sejarah, arsitektur, serta nilai budaya Kompleks Candi Prambanan. Di Candi Siwa, Narendra Modi juga mengikuti prosesi doa Shinta Pooja.


Kunjungan bertajuk "World Leaders Journey" itu menghasilkan kesepakatan kerja sama Indonesia–India Collaborative Cultural Heritage Conservation, sebuah program restorasi jangka panjang yang akan berlangsung pada 2026–2036.


Melalui kerja sama tersebut, Indonesia dan India akan memugar lebih dari 200 candi perwara di halaman kedua Kompleks Prambanan yang hingga kini sebagian besar masih berupa reruntuhan.


Proses restorasi akan memanfaatkan berbagai teknologi modern, seperti pemetaan LiDAR, rekonstruksi digital berbasis kecerdasan buatan (AI), dokumentasi digital, hingga metode anastilosis untuk memastikan proses konservasi berjalan sesuai kaidah ilmiah.


Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya memperkuat pelestarian fisik situs bersejarah, tetapi juga meningkatkan kualitas dokumentasi ilmiah, pengelolaan kawasan, pertukaran pengetahuan, serta kerja sama antara para arkeolog Indonesia dan India.


Sebagai informasi, Candi Prambanan dibangun pada tahun 856 Masehi pada masa pemerintahan Rakai Pikatan dan Rakai Kayuwangi. Kompleks yang ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO sejak 1991 ini memiliki 240 bangunan candi, dengan tiga candi utama yang melambangkan Trimurti, yakni Siwa, Wisnu, dan Brahma, serta mengusung konsep arsitektur Vastu Shastra.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit