TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Berikan Dampak Positif, FSPP Dukung Program Serang Mengaji

Oleh: Ari Supriadi
Editor: Ari Supriadi selected
Rabu, 08 Juli 2026 | 19:21 WIB
Audiensi FSPP Kota Serang bersama Wali Kota Serang, Budi Rustandi di Pusat Pemerintahan Kota Serang, Rabu (8/7/2026).(Istimewa)
Audiensi FSPP Kota Serang bersama Wali Kota Serang, Budi Rustandi di Pusat Pemerintahan Kota Serang, Rabu (8/7/2026).(Istimewa)

SERANG - Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Serang menyatakan dukungan penuh terhadap Program Serang Mengaji yang dijalankan oleh pemerintah daerah. Sebab, program tersebut dinilai memberikan dampak positif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran, khususnya bagi pelajar serta masyarakat yang sebelumnya belum bisa mengaji.

 

Ketua Presidium FSPP Kota Serang, Saiful Umam mengatakan, pihaknya siap menjadi mitra strategis Pemkot Serang dalam memperkuat pendidikan agama dan pembinaan masyarakat. Menurutnya, keberadaan pesantren harus terus hadir membantu pemerintah dalam membangun karakter masyarakat.  Dikatakannya, pelaksanaan Program Serang Mengaji tidak hanya dirasakan oleh pelajar, tetapi juga mulai meningkatkan kesadaran masyarakat umum, termasuk kalangan orang tua untuk kembali belajar membaca Al-Quran.

 

“Program Serang Mengaji ini dampaknya sangat terasa. Bukan hanya anak-anak, tetapi juga para orang tua. Bahkan masyarakat yang usianya di atas 50 tahun mulai terdorong untuk belajar mengaji. Ini menjadi gerakan yang sangat positif,” ujar Saiful, usai melakukan audiensi bersama Wali Kota Serang, Budi Rustandi di Pusat Pemerintahan Kota Serang, Rabu (8/7/2026).

 

Pihaknya berharap, gerakan tersebut dapat terus diperkuat agar semakin banyak masyarakat Kota Serang memiliki kemampuan membaca Al-Quran.

 

Tersisa 15 Persen Siswa Belum Bisa Mengaji

 

Sejak Program Serang Mengaji diimplementasikan, kata dia, kini tersisa sekitar 15 persen pelajar di sejumlah sekolah yang belum mahir mengaji. “Kalau melihat hasil pendataan sekarang, anak-anak yang belum bisa mengaji tinggal sekitar 15 persen, terutama di sekolah-sekolah negeri. Artinya program ini sudah memberikan dampak nyata,” ungkapnya.

 

Ia menilai, capaian tersebut perlu terus dikawal melalui kerja sama antara pemerintah, pesantren, sekolah, dan masyarakat. “Implementasinya sudah bagus. Sekarang tinggal bagaimana seluruh masyarakat bersama-sama mendukung agar program ini semakin maksimal,” ungkapnya.

 

Sebagai bentuk dukungan nyata, FSPP Kota Serang menerjunkan relawan dan Satuan Tugas (Satgas) Serang Mengaji ke berbagai sekolah. Para relawan tersebut membantu melakukan pendataan sekaligus memberikan pendampingan sesuai kemampuan membaca Al-Qur'an masing-masing siswa. “Relawan kami turun langsung ke sekolah-sekolah untuk mendata mana siswa yang sudah bisa mengaji dan mana yang belum. Pendekatannya tentu berbeda, sehingga metode pembinaannya bisa disesuaikan dengan kemampuan masing-masing anak,” tambahnya.

 

Ia menjelaskan, siswa yang sudah lancar membaca Al-Quran akan mendapatkan penguatan pembelajaran. Sedangkan siswa yang masih belajar dari tahap Iqra akan mendapatkan pembinaan bertahap hingga mampu membaca Al-Quran dengan baik.

 

Selain Program Serang Mengaji, FSPP Kota Serang juga memastikan siap mendukung berbagai program pembangunan yang dilakukan Pemkot Serang. Saiful menegaskan, pesantren memiliki tanggung jawab moral untuk ikut memberikan kontribusi terhadap kemajuan daerah. “FSPP siap mendukung dan mengawal seluruh program Pak Wali Kota. Harapan kami, seluruh program pembangunan ini berjalan baik dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kota Serang," tutupnya.(*)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit