Gubernur Andra Soni: Masjid Harus Jadi Pusat Peradaban Umat
KOTA TANGERANG – Gubernur Banten Andra Soni berharap masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat lahirnya peradaban umat yang mampu mencetak generasi unggul, berakhlak mulia, mencintai tanah air, serta berdaya saing dalam pembangunan daerah.
Hal itu disampaikan Andra Soni saat menghadiri pemasangan tiang pancang pembangunan Masjid Al Mubarokah di Kelurahan Gaga, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Minggu (12/7/2026). Prosesi peletakan tiang pancang perdana dilakukan bersama Habib Jindan bin Novel bin Salim bin Jindan sebagai tanda dimulainya pembangunan masjid.
Menurut Andra Soni, masjid memiliki peran strategis sebagai pusat penguatan ukhuwah Islamiyah, pendidikan keagamaan, pemberdayaan ekonomi umat, sekaligus tempat membentuk generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlakul karimah.
"Karena itu, membangun masjid bukan sekadar mendirikan bangunan fisik, tetapi membangun pusat peradaban umat," ujar Andra Soni.
Ia mengatakan pembangunan Masjid Al Mubarokah sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam mewujudkan masyarakat yang maju, adil, merata, dan sejahtera melalui pembangunan sumber daya manusia sebagai prioritas utama.
Dalam kesempatan tersebut, Andra Soni juga memaparkan berbagai upaya Pemprov Banten untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, salah satunya melalui Program Sekolah Gratis bagi SMA, SMK, dan SKh swasta yang pada tahun ini diperluas hingga Madrasah Aliyah swasta.
Menurutnya, pendidikan formal harus berjalan beriringan dengan pendidikan karakter dan nilai-nilai keagamaan. Dalam konteks itu, masjid memiliki posisi yang sangat strategis sebagai ruang pembinaan moral dan karakter generasi muda.
"Karena keberadaannya sangat dekat dengan lingkungan keluarga dan masyarakat, masjid menjadi tempat yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai agama, membangun karakter, serta memperkuat pengawasan orang tua terhadap perkembangan anak," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al Mubarokah, Khairul Umam, mengatakan pemasangan tiang pancang menjadi tonggak dimulainya pembangunan masjid yang lebih representatif.
Ia menjelaskan, proses pembangunan diawali dengan pembebasan lahan karena bangunan masjid sebelumnya sudah tidak mampu lagi menampung jumlah jamaah yang terus bertambah.
"Berkat semangat gotong royong masyarakat dan dukungan berbagai pihak, pembangunan akhirnya dapat dimulai. Namun prosesnya masih panjang sehingga kami masih mengharapkan dukungan dan partisipasi dari seluruh masyarakat agar pembangunan Masjid Al Mubarokah dapat segera terwujud," pungkasnya.
TangselCity | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu




