Bupati Dewi Menilai GAMAS Berdampak Terhadap Perkembangan Anak
PANDEGLANG - Hari pertama masuk sekolah pada tahun ajaran baru dimanfaatkan pemerintah melalui Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) untuk mencanangkan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah (GAMAS).
Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, menilai program tersebut mampu memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter dan semangat belajar anak. Hal itu disampaikan Bupati Dewi, saat melakukan monitoring pelaksanaan GAMAS di sejumlah sekolah di Kabupaten Pandeglang, Senin (13/7/2026).
Menurut Bupati Dewi, GAMAS merupakan wujud kolaborasi dan komitmen antara orang tua dengan pihak sekolah dalam membentuk karakter anak sejak dini.
“Dengan mengantar anak ke sekolah, orang tua menunjukkan perannya sebagai pelindung, pemberi dukungan, sekaligus teladan bagi anak-anaknya. Kehadiran orang tua di momen ini menjadi penyemangat bagi anak untuk belajar dan meraih cita-cita,” kata Bupati Dewi.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Dewi juga memberikan motivasi kepada para siswa agar tetap semangat mengikuti proses pembelajaran, sehingga kelak menjadi generasi penerus yang membanggakan Kabupaten Pandeglang.
“Terima kasih sudah menjadi anak-anak yang soleh dan rajin. Ibu (Bupati Dewi menyebut dirinya,red) bangga melihat kalian pagi-pagi sudah berangkat ke sekolah. Teruslah belajar dan jadilah superhero yang membanggakan orang tua, sekolah, dan daerah,” katanya memberi semangat ke anak-anak.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pandeglang, Rifai, menambahkan, kehadiran Bupati di sejumlah sekolah memberikan semangat dan motivasi tersendiri bagi para siswa maupun tenaga pendidik.
“Tadi Ibu Bupati Dewi memberikan semangat dan motivasi kepada anak-anak sekolah. Bahkan, bukan hanya anak-anak saja, tenaga pendidik dan orang tuanya diberikan semangat,” katanya.
Dia mengungkapkan, adapun sekolah yang dikunjungi oleh Bupati Pandeglang ada sebanyak delapan sekolah, terdiri dari 3 SMP, dan 3 SDN yang tersebar di Kabupaten Pandeglang.
“Adapun sekolah yang dikunjungi dalam kegiatan monitoring tersebut meliputi SDN Pandeglang 8, SMPN 1 Majasari, SDN Kadubumbang 1, SMPN 3 Mandalawangi, SDN Banjarwangi, dan SMPN 2 Pulosari,” tandasnya.
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Olahraga | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu




