Tiga Modal Kuat Spanyol untuk Menumbangkan Argentina di Final Piala Dunia 2026
AS - Timnas Spanyol datang ke final Piala Dunia 2026 dengan rasa percaya diri tinggi saat menghadapi Argentina di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) pukul 02.00 WIB. Performa impresif sepanjang turnamen menjadi modal besar bagi La Furia Roja untuk memburu gelar dunia kedua.
Usai ditahan imbang Tanjung Verde pada laga pembuka, Spanyol tampil konsisten dengan meraih kemenangan atas Arab Saudi (4-0), Uruguay (1-0), Austria (3-0), Portugal (1-0), Belgia (2-1), hingga Prancis (2-0) di semifinal. Dalam enam laga tersebut, mereka hanya sekali kebobolan.
Keberhasilan melaju ke final tidak hanya ditopang oleh aksi individu Lamine Yamal. Pelatih Luis de la Fuente membangun kekuatan tim yang mengandalkan kerja sama, disiplin, dan kontribusi merata dari seluruh pemain.
Mikel Oyarzabal menjadi salah satu sosok penting setelah mengoleksi lima gol sepanjang turnamen. Sementara Mikel Merino beberapa kali tampil sebagai pembeda lewat gol-gol krusial, termasuk saat menghadapi Portugal dan Belgia.
"Kami adalah sebuah tim. Semua pemain bekerja untuk tujuan yang sama, bukan mengejar kepentingan pribadi," ujar De la Fuente.
Selain tajam di depan, Spanyol juga tampil luar biasa di lini belakang. Hingga menjelang final, mereka baru sekali kebobolan. Kiper Unai Simon bahkan mencatat rekor baru Piala Dunia dengan 649 menit tanpa kebobolan, melampaui rekor legendaris Walter Zenga.
Kokohnya pertahanan tidak lepas dari peran Rodri sebagai pengatur permainan sekaligus pelindung lini belakang. Di sektor pertahanan, Pau Cubarsi tampil matang meski usianya baru 19 tahun dan menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga keseimbangan tim.
Catatan Luis de la Fuente juga menjadi alasan lain mengapa Spanyol layak percaya diri. Sejak menangani tim nasional pada Januari 2023, ia telah memimpin 48 pertandingan dengan hanya tiga kekalahan. Menariknya, Spanyol belum pernah kalah dalam waktu normal pada turnamen besar di bawah arahannya.
Pelatih berusia 65 tahun itu menilai pencapaian tim bukanlah hasil keberuntungan, melainkan buah dari kerja keras, disiplin, serta komitmen seluruh pemain yang terus berkembang dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.
Dengan kolektivitas yang solid, pertahanan yang sulit ditembus, serta pengalaman Luis de la Fuente membangun generasi emas Spanyol sejak level usia muda, La Furia Roja memiliki bekal kuat untuk menantang Argentina dalam perebutan gelar juara Piala Dunia 2026.
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 22 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 17 jam yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Piala Dunia 2026 | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu




