TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Usai Antar Spanyol Juara Dunia, Lamine Yamal Sujud Syukur dan Berdoa di Tengah Lapangan

Reporter & Editor : AY
Senin, 20 Juli 2026 | 12:18 WIB
Kebiasaan Lamine Yamal selalu berdoa di lapangan. Foto : IG
Kebiasaan Lamine Yamal selalu berdoa di lapangan. Foto : IG

AS - Lamine Yamal kembali mencuri perhatian dunia setelah mengantar Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Di tengah euforia kemenangan, pemain berusia 19 tahun itu memilih berlutut di lapangan dan memanjatkan doa sebelum bergabung merayakan keberhasilan bersama rekan-rekannya.


Spanyol memastikan diri sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Argentina 1-0 pada partai final yang berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) dini hari WIB. Gol semata wayang Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu mengantarkan La Roja meraih gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah.


Sesaat setelah wasit meniup peluit panjang, sorotan kamera tertuju kepada Yamal yang masih berada di tengah lapangan. Saat para pemain lain mulai merayakan kemenangan, bintang muda Barcelona itu justru berlutut sambil mengangkat kedua telapak tangannya ke depan wajah untuk berdoa. Setelah menyelesaikan doanya, ia mengusap wajah dengan kedua tangannya sebelum akhirnya bergabung dengan rekan-rekan setimnya.


Tak lama kemudian, Yamal menghampiri kapten Argentina, Lionel Messi, yang masih berada di lapangan. Keduanya terlihat berbincang sejenak, berjabat tangan, lalu saling berpelukan sebagai bentuk penghormatan setelah duel sengit di partai puncak.


Momen tersebut bukan kali pertama dilakukan Yamal. Berdoa telah menjadi bagian dari rutinitasnya sebelum maupun sesudah pertandingan. Bahkan, menjelang laga final Piala Dunia 2026, ia juga tampak memanjatkan doa sebelum kick-off dimulai.


Kebiasaan itu berawal dari pesan sang nenek, Fatima, yang sejak kecil selalu mengingatkannya untuk tidak melupakan doa setiap kali akan bertanding.


Dalam wawancara dengan stasiun televisi Maroko Le7tv yang diunggah di YouTube pada 19 Juli 2024, Fatima mengungkapkan doa yang selalu ia ajarkan kepada cucunya.


"Aku selalu berkata kepadanya sebelum pertandingan, 'Ya Rabb, berilah aku taufik (keberhasilan) dan tolonglah aku menghadapi kaum kafir'," ujar Fatima.
Selain itu, Fatima mengaku tak pernah berhenti mendoakan agar sang cucu senantiasa berada dalam perlindungan Allah SWT, diberikan petunjuk, serta dimudahkan dalam setiap langkah kehidupannya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit