TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Menkeu Purbaya: Anggaran Program MBG 2026-2027 Masih Dikaji, Tunggu Usulan Resmi dari BGN

Reporter: Farhan
Editor: AY
Selasa, 21 Juli 2026 | 18:02 WIB
Ilustrasi. Foto : Ist
Ilustrasi. Foto : Ist

JAKARTA – Pemerintah belum menetapkan besaran anggaran untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada sisa tahun 2026 maupun dalam APBN 2027. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, keputusan terkait alokasi dana masih menunggu usulan resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN).


Menurut Purbaya, Kementerian Keuangan akan segera menggelar pembahasan bersama Kepala BGN guna mengevaluasi kebutuhan anggaran program tersebut, baik untuk tahun berjalan maupun tahun depan.


"Kami masih menunggu informasi dan usulan resmi dari Kepala BGN. Dalam waktu dekat kami akan bertemu untuk membahas kebutuhan anggaran tahun ini sekaligus proyeksi anggaran 2027," ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita di Kementerian Keuangan, Selasa (21/7/2026).


Ia menegaskan, pemerintah belum dapat memastikan besaran anggaran yang dibutuhkan, termasuk kabar mengenai alokasi hingga Rp170 triliun yang beredar di publik. Seluruh angka tersebut masih akan dibahas berdasarkan kebutuhan riil yang diajukan BGN.
"Nilainya masih belum diputuskan. Semua masih menunggu hasil pembahasan bersama BGN," katanya.


Sebelumnya, Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah memperkirakan kebutuhan anggaran Program MBG pada 2027 dapat mencapai sekitar Rp174 triliun. Perhitungan tersebut didasarkan pada target operasional sekitar 21 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang akan melayani sekitar 84 juta peserta didik di seluruh Indonesia.


Selain untuk penyediaan makanan bergizi, proyeksi anggaran itu juga mencakup dukungan terhadap program kesehatan, seperti penanganan stunting serta pemenuhan gizi bagi ibu hamil.


Meski kebutuhan anggaran diperkirakan meningkat, Said memastikan pemerintah tetap mengutamakan kualitas pelaksanaan Program MBG, mulai dari tata kelola hingga pemenuhan standar gizi bagi seluruh penerima manfaat.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit