TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Rano Karno Siapkan Bantuan Air Bersih untuk Tangerang, PAM Jaya Diminta Bersiap

Reporter & Editor : AY
Minggu, 26 Juli 2026 | 06:28 WIB
Ilustrasi. Foto : Ist
Ilustrasi. Foto : Ist

JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membantu penyaluran air bersih ke wilayah sekitar yang terdampak kekeringan, termasuk Kabupaten Tangerang. Bantuan akan diberikan apabila cadangan air bersih Jakarta dinilai mencukupi.


Rano mengungkapkan telah menginstruksikan Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya agar bersiap menyalurkan bantuan jika kondisi pasokan air di Jakarta tetap aman.


"Kalau memang PAM Jaya harus membantu wilayah sekitar dan cadangan air kita mencukupi, tentu akan kita bantu. Di beberapa wilayah Kabupaten Tangerang saat ini sudah mulai mengalami kekeringan," ujar Rano di Jakarta Pusat, Sabtu (25/7/2026).


Menurutnya, kekeringan di wilayah Tangerang terjadi lebih cepat karena tingginya penggunaan air tanah, terutama oleh sektor industri. Sementara itu, Jakarta masih memiliki kondisi yang relatif aman berkat ketersediaan reservoir sebagai penyangga pasokan air baku.


"Untungnya sumber air Jakarta masih didukung reservoir, sehingga pasokan air bersih masih bisa dikendalikan," katanya.
Rano menambahkan, berdasarkan hasil koordinasi dengan PAM Jaya, distribusi air bersih untuk warga Jakarta hingga kini masih dalam kondisi aman meski musim kemarau mulai berdampak di sejumlah daerah penyangga.


Sementara itu, dampak kemarau mulai dirasakan warga di Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan. Puluhan kepala keluarga mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat debit air sumur yang terus menurun.


Salah seorang warga, Wisnu, mengaku keluarganya kini kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk mandi, mencuci, dan aktivitas rumah tangga lainnya karena sumur kerap mengering.


Untuk kebutuhan air minum dan memasak, keluarganya terpaksa membeli air galon isi ulang. Sedangkan kebutuhan air bersih lainnya dipenuhi melalui bantuan distribusi air dari BPBD yang dilakukan secara bergiliran.


"Kami memanfaatkan bantuan air bersih dari BPBD dengan menampungnya di ember maupun toren saat mobil tangki datang," ujar Wisnu.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit