TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Pemerintah Putuskan Utang Whoosh Diambil Alih Kemenkeu

Keputusan Dibahas di Rapat Dewas Danantara, Restrukturisasi Ditarget Rampung September 2026

Reporter & Editor : AY
Jumat, 07 Agustus 2026 | 08:51 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi. Foto : Ist
Mensesneg Prasetyo Hadi. Foto : Ist

JAKARTA - Pemerintah memutuskan penyelesaian utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) akan diambil alih oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Keputusan tersebut merupakan hasil rapat Dewan Pengawas (Dewas) Badan Pengelola Investasi Danantara yang digelar di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis (6/8).


Rapat dihadiri Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, serta Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).


Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar persoalan utang proyek Whoosh segera dituntaskan. Karena itu, pemerintah menetapkan Kementerian Keuangan sebagai pihak yang akan menangani penyelesaiannya.


"Yang akan menanggung adalah Kementerian Keuangan. Skemanya nanti diatur oleh Pak Purbaya," ujar Prasetyo.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan, Kemenkeu tidak hanya mengambil alih utang PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), tetapi juga kepemilikan saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), konsorsium BUMN pemegang 60 persen saham KCIC.


Setelah proses pengalihan selesai, KCIC akan dikelola melalui Special Mission Vehicle (SMV) milik Kemenkeu yang bertanggung jawab atas infrastruktur, operasional, hingga pemeliharaan.


Purbaya memastikan skema tersebut tidak akan membebani APBN secara langsung karena pendanaan berasal dari SMV Kemenkeu. Adapun nilai utang yang dialihkan masih dalam proses finalisasi dan akan diumumkan bersamaan dengan penyelesaian restrukturisasi yang ditargetkan rampung pada pertengahan September 2026.


Sementara itu, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut Pemerintah China menyambut baik langkah pengambilalihan tersebut. Menurutnya, penyelesaian pembiayaan proyek Whoosh menjadi solusi yang menguntungkan bagi semua pihak.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit