36 Pos Pantau Kesehatan Lansia
CIPUTAT-Sebanyak 36 Pos Lansia kini tersebar di sejumlah wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Keberadaan pos tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel mendekatkan layanan kesehatan sekaligus menjaga agar warga lanjut usia (lansia) tetap aktif dan produktif di lingkungan tempat tinggalnya.
Layanan yang diberikan tidak hanya berkaitan dengan pemeriksaan kesehatan. Para lansia juga mendapatkan edukasi mengenai pola hidup sehat, mengikuti senam, hingga berbagai kegiatan sosial yang mendorong mereka tetap beraktivitas dan bersosialisasi.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, perhatian terhadap lansia perlu terus ditingkatkan seiring bertambahnya angka harapan hidup masyarakat. Karena itu, Pos Lansia dikembangkan sebagai wadah yang dapat mendukung kesehatan sekaligus kualitas hidup warga senior.
"Lansia adalah bagian penting dari masyarakat yang harus terus kita perhatikan. Melalui Pos Lansia, kami ingin menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih dekat sekaligus menciptakan ruang aktivitas agar para lansia tetap sehat, mandiri, produktif, dan bahagia," ujar Benyamin, Jumat (7/8).
Saat ini, 36 Pos Lansia tersebut berada di Kelurahan Pondok Jagung, Serpong, Rawa Mekar Jaya, Pisangan, Pamulang, Setu, Rawa Buntu, Sawah Baru, Pondok Ranji, Pondok Cabe Ilir, Ciater, Pamulang Timur, Jombang, Serpong Utara, Pondok Betung, Paku Alam, Ciputat Timur, Cireundeu, Keranggan, Rengas, Pondok Benda, Bakti Jaya, Kedaung, Jurang Mangu, Pondok Aren, Bambu Apus, Lengkong Wetan, Pondok Kacang Timur, Pondok Pucung, Benda Baru, Kampung Sawah, Lengkong Karya, Ciputat, Situ Gintung, Pondok Karya, dan Parigi.
Melalui pos tersebut, kondisi kesehatan lansia dapat dipantau secara berkala. Kegiatan meliputi pemeriksaan kesehatan, pemantauan kondisi tubuh, penyuluhan pola hidup sehat, hingga aktivitas fisik seperti senam lansia.
Selain kesehatan, aktivitas sosial juga menjadi bagian dari pelayanan. Para lansia diberikan ruang untuk bertemu, berinteraksi, dan mengikuti kegiatan bersama sehingga tetap memiliki hubungan sosial dengan lingkungan sekitar.
Benyamin mengatakan, pelayanan lansia tidak semestinya hanya berorientasi pada pengobatan ketika warga mengalami gangguan kesehatan. Upaya pencegahan dan pemeliharaan kesehatan juga perlu dilakukan agar lansia dapat menjalani masa tua dengan kondisi yang lebih baik.
"Kami ingin para lansia tetap memiliki ruang untuk beraktivitas, menjaga kesehatan, dan bersosialisasi. Karena kesehatan lansia bukan hanya soal pengobatan, tetapi juga bagaimana mereka tetap merasa diperhatikan, berdaya, dan memiliki kualitas hidup yang baik," katanya.
Untuk menunjang pelayanan tersebut, Pemkot Tangsel terus mendorong peningkatan kapasitas kader dan tenaga kesehatan yang mendampingi Pos Lansia. Kolaborasi dengan berbagai pihak juga diperkuat untuk mendukung kegiatan kesehatan dan pemberdayaan bagi warga lanjut usia.
Keberadaan Pos Lansia di berbagai kelurahan diharapkan membuat layanan lebih mudah dijangkau masyarakat. Di sisi lain, kegiatan yang dilakukan dapat membantu lansia mempertahankan kebugaran, kemandirian, serta keterlibatan dalam kehidupan sosial.
Benyamin berharap pengembangan Pos Lansia dapat berjalan berkelanjutan dan semakin menjangkau kebutuhan warga senior di Tangsel.
"Pembangunan yang baik adalah pembangunan yang dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk para lansia. Karena itu kami akan terus memperkuat pelayanan agar para orang tua di Kota Tangerang Selatan dapat menikmati masa tua yang sehat, nyaman, aktif, dan sejahtera," tutup Benyamin.
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
TangselCity | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 19 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu




