TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Harga Daging Sapi Tembus Rp180 Ribu

Reporter & Editor : AY
Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:42 WIB
Daging Dapi di Pasar. Foto : Ist
Daging Dapi di Pasar. Foto : Ist

JAKARTA - Harga daging sapi mulai merangkak naik di sejumlah daerah. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, rata-rata harga daging sapi nasional pada pekan pertama Agustus 2026 mencapai Rp143.737 per kilogram.


Angka tersebut sudah melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP) pemerintah sebesar Rp140 ribu per kilogram.

Bahkan, di Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, harga daging sapi menembus Rp180 ribu per kilogram.
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, harga daging sapi secara nasional naik 0,54 persen dibandingkan Juli 2026.


"Secara nasional, rata-rata harga daging sapi di minggu pertama Agustus 2026 sudah menyentuh harga Rp143.737 per kilogram," kata Amalia dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah, Senin (10/8/2026).


BPS mencatat 56 kabupaten/kota mengalami kenaikan Indeks Perubahan Harga (IPH). Karena itu, komoditas daging sapi dinilai perlu mendapat perhatian, terutama di daerah dengan lonjakan harga cukup tinggi.


Di Kabupaten Kubu Raya, harga daging sapi mencapai Rp165 ribu per kilogram. Sementara di Melawi menembus Rp180 ribu. Harga juga tercatat tinggi di Kutai Kartanegara sebesar Rp157.333, Sungai Penuh Rp149 ribu, serta Bengkulu Selatan, Bone Bolango dan Lombok Timur sekitar Rp145 ribu per kilogram.


Bahkan, di Kabupaten Puncak Jaya, Pegunungan Bintang, dan Nabire, harga daging sapi mencapai sekitar Rp200 ribu per kilogram.


Sebaliknya, harga masih relatif rendah di sejumlah daerah. Di Kabupaten Mojokerto dan Simalungun, misalnya, harga daging sapi berada di kisaran Rp128 ribu per kilogram. Sedangkan di Pasuruan sekitar Rp130 ribu.


Kenaikan harga juga terjadi di Jakarta. Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional per 10 Agustus 2026 mencatat harga rata-rata daging sapi kualitas 1 mencapai Rp153.450 per kilogram dan kualitas 2 Rp145.100.


Pedagang mengakui kenaikan harga tersebut mulai berdampak pada penjualan. Hafidz, pedagang daging di Pasar Pecah Kulit, Jakarta Barat, mengatakan harga daging lokal kini berada di kisaran Rp140 ribu hingga Rp170 ribu per kilogram.
"Kacau sekarang harganya, makin jadi," ujar Hafidz.


Menurutnya, kenaikan harga daging lokal dipicu menipisnya pasokan sapi dari peternak. Sementara daging impor berada di kisaran Rp110 ribu hingga Rp140 ribu per kilogram.


Keluhan serupa disampaikan pedagang di Depok dan Jakarta Selatan. Harga daging sapi lokal di sejumlah pasar kini berada di kisaran Rp150 ribu hingga Rp160 ribu per kilogram.


Di Malang, harga daging sapi kualitas terbaik bahkan mencapai Rp155 ribu-Rp160 ribu per kilogram. Pedagang menyebut kenaikan terjadi bertahap setelah Lebaran.


Aisyah, pedagang di Pasar Klojen, mengatakan harga sapi hidup kini ikut melonjak. Jika sebelumnya seekor sapi dibanderol sekitar Rp30 juta, kini harganya bisa mencapai Rp40 juta.
"Kalau harga sapi turun, ya harga daging ikut turun," ujarnya.


Pedagang menilai kenaikan harga lebih disebabkan terbatasnya pasokan sapi lokal dan meningkatnya harga sapi impor, bukan karena tingginya permintaan akibat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit