TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Dinas Pendidikan Tangsel Pacu Digitalisasi dan Akurasi Data Pendidikan Kesetaraan

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:04 WIB
Foto : Istimewa
Foto : Istimewa

SERPONG – Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan terus memperkuat kualitas pendidikan nonformal melalui pemanfaatan teknologi dan pembenahan tata kelola data. Upaya tersebut dilakukan melalui dua agenda yang digelar Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF), Kamis (13/8).

 

Dua kegiatan tersebut menyasar satuan pendidikan nonformal, yakni Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Fokusnya tidak hanya meningkatkan kemampuan dalam menerapkan pembelajaran berbasis digital, tetapi juga memastikan data pendidikan kesetaraan tercatat secara valid dan mutakhir.

 

Salah satu kegiatan berlangsung di UPTD SPNF SKB Kota Tangsel. Lokasi tersebut menjadi tuan rumah Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemanfaatan dan Optimalisasi Program Digitalisasi Pembelajaran pada Satuan Pendidikan Nonformal yang digelar Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

 

Sebanyak 29 satuan pendidikan dari unsur SKB dan PKBM mengikuti kegiatan tersebut. Bimtek dibuka Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kota Tangsel Rizkia Fitria.

 

Rizkia menekankan bahwa pemanfaatan teknologi telah menjadi kebutuhan dalam pengembangan pembelajaran pendidikan nonformal. Digitalisasi dinilai dapat memperluas akses sekaligus mendorong proses belajar yang lebih interaktif dan berkualitas.

 

"Digitalisasi bukan lagi sekadar opsi, melainkan kebutuhan mendesak untuk memastikan seluruh peserta didik di satuan pendidikan nonformal mendapatkan akses pembelajaran yang modern, interaktif, dan berkualitas," ujar Rizkia Fitria.

 

 

Selain mendapatkan materi, peserta juga memperoleh pengalaman langsung dari tutor UPTD SPNF SKB Kota Tangsel yang dipercaya menjadi fasilitator dan co-fasilitator. Mereka membagikan praktik penerapan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar.

 

Sementara itu, agenda kedua digelar melalui Sinkronisasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Jenjang Kesetaraan Tahun 2026 di Hotel Pranaya, BSD. Sebanyak 68 PKBM se-Tangsel mengikuti kegiatan tersebut.

Sinkronisasi ditujukan untuk memastikan data kelembagaan, sarana dan prasarana, pendidik serta peserta didik diperbarui dan tercatat secara akurat.

 

Kegiatan menghadirkan Dhoni Mardiansyah dari Kemendikdasmen dan Ignatius Gunawan Bayu Aji dari Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kemendikdasmen sebagai narasumber.

 

Keduanya memberikan pemahaman teknis mengenai proses penginputan dan sinkronisasi Dapodik, termasuk penyelesaian berbagai kendala yang ditemukan satuan pendidikan.

 

Pembenahan data tersebut dinilai penting karena menjadi dasar dalam perencanaan program pendidikan dan penyaluran bantuan operasional agar lebih tepat sasaran.

 

Dengan dua agenda tersebut, Dinas Pendidikan Tangsel mendorong satuan pendidikan nonformal agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus memiliki tata kelola data yang tertib, akurat dan terintegrasi dengan sistem pendidikan nasional.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit