Perempuan Dibegal, Tangan Dicelurit, Motor Dibawa Kabur
Pulang Antar Anak Ke Sekolah Di Serpong
SERPONG-Seorang ibu, Evi Nurmalasari, menjadi korban pembegalan di Jalan Raya Buaran, Kecamatan Serpong, Kamis (20/8) subuh. Sepeda motor miliknya dirampas kawanan pelaku dalam aksi tersebut.
Tak hanya kehilangan kendaraan, Evi juga mengalami luka pada tangan kanannya setelah terkena sayatan senjata tajam berupa celurit yang dibawa pelaku. Darah bahkan sempat berlumuran dari luka yang dialaminya.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04:55 WIB. Saat itu, Evi dalam perjalanan pulang setelah mengantarkan anaknya ke sekolah di kawasan Stasiun Rawa Buntu.
Adik korban, Putri mengatakan, kakaknya tiba-tiba dihadang sekelompok pengendara sepeda motor ketika melintas di Jalan Raya Buaran.
“Kakakku dihadang enam pengendara motor. Mereka bawa celurit dan menghadang motor kakakku,” kata Putri, Kamis (20/8).
Menurut Putri, para pelaku kemudian meminta kendaraan korban sambil mengancam menggunakan senjata tajam. Situasi tersebut membuat korban tidak dapat berbuat banyak dan akhirnya kehilangan sepeda motor miliknya.
Kondisi korban semakin menyulitkan karena saat kejadian Evi tidak membawa telepon seluler. Akibatnya, korban tidak dapat langsung menghubungi keluarga untuk meminta pertolongan.
Setelah mendapatkan bantuan, Evi kemudian dibawa ke Rumah Sakit Columbia untuk mendapatkan penanganan medis. Korban juga didampingi pihak kepolisian dalam proses tersebut.
Peristiwa pembegalan itu selanjutnya dilaporkan kepada polisi. Laporan tersebut tercatat dengan nomor registrasi LP/B/2817//2025/SPKT/POLRES TANGERANG SELATAN/POLDA METRO JAYA.
Kasi Humas Polres Tangsel, Ipda Yudi Susanto membenarkan adanya laporan terkait dugaan pembegalan yang dialami korban.
Yudi mengatakan, penyidik Sat Reskrim Polres Tangsel telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan awal serta olah tempat kejadian perkara (TKP). “Terkait dengan hal tersebut penyidik Sat Reskrim telah melaksanakan cek dan olah TKP,” kata Yudi, saat dikonfirmasi.
Yudi menerangkan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku. Petugas juga tengah mengumpulkan informasi yang dapat membantu proses pengungkapan kasus tersebut. “Saat ini tim sedang bekerja dan melakukan penyelidikan atas peristiwanya,” ujarnya.
Polisi masih mendalami rangkaian kejadian, termasuk modus yang digunakan para pelaku saat menghadang korban. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan seluruh fakta dalam kasus tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian karena aksi terjadi pada waktu subuh ketika aktivitas masyarakat di jalan belum ramai. Polisi pun masih bekerja untuk mengungkap kawanan pelaku dan menindaklanjutinya sesuai hukum yang berlaku.(dra)
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu








