Inter Milan Vs Monza, Misi Awal Nerazzurri Pertahankan Scudetto
ITALIA - Inter Milan mengawali misi mempertahankan gelar Serie A 2026/2027 dengan menjamu tim promosi Monza di Stadio Giuseppe Meazza, Sabtu (22/8/2026) pukul 23.30 WIB. Nerazzurri membidik kemenangan demi membuka musim baru dengan hasil positif di hadapan pendukung sendiri.
Inter datang dengan status juara bertahan setelah sukses merebut Scudetto ke-21 pada musim lalu. Cristian Chivu kembali menjadi sosok penting dalam persiapan Nerazzurri menghadapi musim baru setelah kontraknya diperpanjang hingga 2028.
Menghadapi musim baru, Inter juga melakukan sejumlah perubahan dalam skuad. Ivan Provedel dan John Stones didatangkan untuk menambah pengalaman di lini belakang. Sementara itu, Aleksandar Stankovic menjadi opsi tambahan di lini tengah setelah direkrut dari Club Brugge.
Namun, Inter belum dapat tampil dengan kekuatan penuh. Henrikh Mkhitaryan harus absen karena menjalani hukuman skorsing. Di saat bersamaan, manajemen klub masih berupaya memperkuat lini tengah dengan mengejar gelandang Liverpool, Curtis Jones.
Di kubu lawan, Monza menghadapi tantangan berat setelah kembali ke Serie A melalui jalur play-off promosi Serie B. Ivan Juric dipercaya menjadi nakhoda baru menggantikan Paolo Bianco.
Juric mengawali kiprahnya bersama Monza dengan hasil positif. Ia membawa tim meraih kemenangan 2-0 atas Avellino di Coppa Italia. Namun, menghadapi Inter di Giuseppe Meazza tentu menjadi ujian dengan level yang jauh berbeda.
Monza juga harus kehilangan Matteo Pessina yang mengalami cedera lutut. Selain persoalan cedera, produktivitas lini depan menjadi pekerjaan rumah bagi Monza setelah mereka tampil kurang meyakinkan dalam urusan mencetak gol di Serie B musim lalu.
Sementara itu, bek Inter Manuel Akanji berharap dapat melanjutkan kariernya bersama Nerazzurri. Pemain asal Swiss tersebut menjalani musim pertamanya sebagai pemain pinjaman dari Manchester City dan mengaku berkembang pesat selama berada di bawah asuhan Chivu.
Akanji tampil 45 kali di seluruh kompetisi musim lalu dan menjadi starter dalam 40 pertandingan. Ia juga turut membantu Inter mencatatkan 18 clean sheet.
"Inter adalah sekolah yang hebat, sebuah universitas yang membantu Anda berkembang dalam berbagai aspek. Saya sangat berterima kasih kepada mereka yang menginginkan saya berada di sini, dan saya senang bisa bertahan serta meraih lebih banyak kemenangan bersama pelatih ini," ujar Akanji kepada Gazzetta dello Sport.
Inter memiliki opsi untuk mempermanenkan status Akanji. Sang pemain pun berharap tetap mengenakan seragam Nerazzurri dan melanjutkan kiprahnya di Giuseppe Meazza.
Akanji ingin kembali merasakan kesuksesan bersama Inter dan Chivu, sekaligus membantu klub mempertahankan dominasi di Serie A. Laga kontra Monza menjadi langkah pertama bagi Nerazzurri untuk mewujudkan ambisi tersebut.
Pos Banten | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu








