TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Tujuh Nama Menguat, Tiga Poros Berebut Kursi Ketua Umum PBNU

Reporter & Editor : AY
Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:50 WIB
KH Yahya Cholil Staquf (kiri) dan Prof. KH Nasaruddin Umar (kanan). Foto : Ist
KH Yahya Cholil Staquf (kiri) dan Prof. KH Nasaruddin Umar (kanan). Foto : Ist

JAKARTA - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang semakin dekat membuat dinamika bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai menghangat. Sejumlah nama mulai mencuat dan menjadi perbincangan di kalangan Nahdliyin, termasuk di media sosial.


Sedikitnya 15 tokoh sempat disebut-sebut dalam berbagai pembahasan terkait kandidat Ketua Umum PBNU. Namun, berdasarkan pemetaan yang dimuat Majalah Risalah NU edisi khusus Muktamar, Agustus 2026, bursa tersebut kini disebut mengerucut menjadi tujuh nama.


Ketujuh tokoh tersebut kemudian dapat dipetakan ke dalam tiga poros berdasarkan visi, latar belakang, serta rekam jejak masing-masing. Ketiga poros itu menggambarkan arah kepemimpinan yang berbeda untuk membawa NU dalam lima tahun mendatang.


1. Poros Struktural dan Kesinambungan
Poros ini diisi tokoh yang memiliki pengalaman kuat dalam struktur organisasi serta dinilai dapat melanjutkan arah kepemimpinan NU.
KH Yahya Cholil Staquf
Prof. KH Nasaruddin Umar


2. Poros Pesantren dan Tradisi Ke-NU-an
Poros ini merepresentasikan kalangan pesantren dengan latar belakang kuat dalam tradisi pendidikan dan pengembangan pesantren.
KH Abdul Hakim Mahfudz
KH Muhammad Yusuf Chudlori


3. Poros Regenerasi dan Pembaruan
Poros ketiga membawa semangat regenerasi serta gagasan pembaruan dalam tubuh organisasi NU.
KH Zulfa Mustofa
KH Abdussalam Shohib


Dengan demikian, berdasarkan pemetaan tersebut, dinamika menuju Muktamar ke-35 PBNU saat ini mengarah pada tiga poros utama dengan sejumlah tokoh yang memiliki karakter dan latar belakang berbeda.


Perkembangan bursa ini masih sangat dinamis. Dukungan dari struktur organisasi, pesantren, serta para pemilik suara dalam muktamar akan menjadi faktor penting dalam menentukan siapa yang akhirnya dipercaya memimpin PBNU untuk periode lima tahun mendatang.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit