Buka Pelatihan Kepemimpinan, Sekda Banten Tekankan Pentingnya Ilmu dan Kolaborasi
PANDEGLANG — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Deden Apriandhi membuka Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan XXIII, XXIV, XXV, dan XXVI di Aula BPSDMD Provinsi Banten, Kabupaten Pandeglang, Kamis (27/8/2026).
Pelatihan yang diikuti 157 peserta dari Pemerintah Provinsi Banten dan tujuh pemerintah kabupaten/kota tersebut, diharapkan tidak sekadar menjadi syarat pengembangan karier, tetapi menjadi momentum meningkatkan kompetensi dan kapasitas kepemimpinan.
Deden meminta peserta mengikuti seluruh proses pembelajaran dengan serius serta memanfaatkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh untuk mendukung pelaksanaan tugas.
“Jangan hanya sekadar cuma dapat sertifikat, karena ilmu yang penting,” tegasnya.
Menurut Deden, pemimpin pengawas harus mampu menghadapi persoalan, mengambil keputusan, menghadirkan solusi, serta menjadi teladan di lingkungan kerja. Kemampuan tersebut, kata dia, juga harus dibangun melalui kolaborasi.
“Pemerintah daerah itu atau aparatur itu tidak bisa bekerja sendiri, dia harus berkolaborasi dengan yang lainnya,” ujarnya.
Deden juga meminta peserta menerapkan hasil pelatihan melalui aksi perubahan yang memberikan manfaat nyata bagi organisasi dan masyarakat.
“Pastikan perubahan yang peserta lakukan membuat pelayanan lebih mudah, proses lebih cepat, anggaran lebih efisien, dan masyarakat lebih terbantu,” pesannya.
Sementara itu, Kepala BPSDMD Provinsi Banten EA Deni Hermawan mengatakan, PKP bertujuan meningkatkan kompetensi manajerial sekaligus membentuk pemimpin yang mampu menerapkan hasil pembelajaran di unit kerja.
Pelatihan berlangsung menggunakan metode blended learning selama 905 jam pelajaran (JP) atau 104 hari, mulai 21 Juli hingga 26 November 2026.
Pos Banten | 1 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 16 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pendidikan | 12 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu








