Jelang Asian Games 2026, NOC Salah Input Susunan Pemain Bulu Tangkis Indonesia
JAKARTA – Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) resmi mengumumkan 20 pebulu tangkis yang akan memperkuat Indonesia pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Tim Merah Putih terdiri dari 10 pemain putra dan 10 pemain putri. Mereka dipersiapkan untuk berlaga di nomor beregu maupun perorangan, dengan target mempertahankan tradisi prestasi bulu tangkis Indonesia di ajang olahraga terbesar Asia tersebut.
Di sektor putra, Indonesia mengandalkan Jonatan Christie, Alwi Farhan, Moh Zaki Ubaidillah, Muhamad Yusuf, Fajar Alfian, Muhammad Shohibul Fikri, Leo Rolly Carnando, Daniel Marthin, Nikolaus Joaquin, dan Amri Syahnawi.
Sementara sektor putri diperkuat Putri Kusuma Wardani, Thalita Ramadhani Wiryawan, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, Mutiara Ayu Puspitasari, Rachel Allessya Rose, Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji Kusuma, Meilysa Trias Puspitasari, Siti Fadia Silva Ramadhanti, dan Nita Violina Marwah.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) Pelatnas PBSI, Eng Hian, mengatakan komposisi tersebut ditetapkan setelah tim pelatih melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa, kebugaran, kondisi teknis, hingga kebutuhan taktik masing-masing pemain.
“Dari situ kami menentukan komposisi yang paling sesuai dengan target dan kebutuhan Indonesia di Asian Games,” ujar Eng Hian, dikutip dari laman PBSI, Rabu (2/9/2026).
Masuknya Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Nikolaus Joaquin juga menjadi bagian dari strategi PBSI. Keduanya diproyeksikan untuk memperkuat sektor ganda campuran dan membantu Indonesia memenuhi target yang telah ditetapkan.
PBSI secara khusus memprioritaskan perburuan medali emas dari nomor beregu putra, sembari mengupayakan hasil terbaik dari tim beregu putri.
Namun, di tengah persiapan tersebut, muncul kendala administratif dalam proses pendaftaran pemain untuk nomor perorangan.
Komite Olimpiade Nasional Indonesia (NOC Indonesia) diketahui melakukan kesalahan saat memasukkan susunan pemain ke dalam sistem pangkalan data penyelenggara Asian Games 2026.
Daniel Marthin, yang diproyeksikan tampil di ganda putra bersama Leo Rolly Carnando, justru tercatat di sektor ganda campuran.
Sebaliknya, Nikolaus Joaquin tercantum sebagai pemain ganda putra. Padahal, berdasarkan rancangan tim pelatih PBSI, Joaquin dipersiapkan berpasangan dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti di nomor ganda campuran.
Kesalahan input tersebut langsung ditindaklanjuti. PBSI bersama pihak terkait telah melakukan revisi terhadap penempatan nama kedua pemain tersebut.
Perbaikan data itu juga telah mendapatkan persetujuan dari Panitia Penyelenggara Asian Games Indonesia (INASGOC). PBSI kini tinggal menunggu pembaruan pada sistem pusat agar komposisi pemain yang benar segera tercantum dalam laman resmi Asian Games 2026.
Sementara itu, perjuangan tim bulu tangkis Indonesia di Aichi-Nagoya akan dimulai dari nomor beregu.
Pertandingan beregu dijadwalkan berlangsung pada 20-24 September 2026. Setelah itu, para pemain akan melanjutkan perjuangan di nomor perorangan yang digelar pada 25-29 September 2026.
Dengan komposisi yang telah ditetapkan, PBSI berharap skuad Merah Putih mampu memenuhi target sekaligus mempertahankan reputasi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama bulu tangkis di Asia.
TangselCity | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 21 jam yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 21 jam yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 23 jam yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu



