TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Doa Warga Ciater Permai untuk Pewarta Donal Husni yang Hilang Kontak saat Liput Anak Krakatau

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Rabu, 09 September 2026 | 18:54 WIB
Ketua RT 01/RW 04 Ciater Permai, Sandi Widodo (40). (Rmn/tangselpos)
Ketua RT 01/RW 04 Ciater Permai, Sandi Widodo (40). (Rmn/tangselpos)

SERPONG – Donal Husni, jurnalis freelance yang menjadi salah satu pewarta yang dilaporkan hilang kontak saat bertugas meliput perkembangan Gunung Anak Krakatau, diketahui bermukim di kawasan Ciater Permai, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong.

 

Kabar tersebut sontak membuat warga di lingkungan tempat tinggalnya ikut prihatin. Mereka berharap Donal bersama tujuh orang lainnya yang berada di dalam speed boat segera ditemukan dalam kondisi selamat dan sehat.

 

Bagi warga Ciater Permai, Donal bukan sosok yang asing. Pria yang sudah cukup lama tinggal di kawasan tersebut dikenal ramah, humoris dan memiliki gaya bicara yang ceplas-ceplos. Ia juga cukup peduli dengan kondisi lingkungan sekitar.

 

Ketua RT 01/RW 04 Ciater Permai, Sandi Widodo (40), mengatakan Donal beberapa kali ikut membantu kegiatan maupun kepengurusan RT. Kepeduliannya terhadap lingkungan juga terlihat dari perhatian Donal terhadap kebersihan dan ketertiban.

 

“Beliau sangat peduli sama lingkungan. Contohnya mungkin kebersihan dia paling peduli. Sama ketertiban juga,” ujar Sandi saat dijumpai di kediamannya.

 

Sandi sendiri cukup dekat dengan Donal yang akrab disapa olehnya, Mas Don. Setiap kali bertemu, keduanya kerap berbincang santai hingga bercanda. Menurut Sandi, Donal memang dikenal sebagai orang yang apa adanya dan tidak sungkan menyampaikan pendapat.

 

“Personal sih asyik. Kalau saya ngobrol sama dia, orangnya ceplas-ceplos. Kalau ada yang menurut dia kurang, kadang suka bilang, ‘Pak RT ini tolong begini-begini ya’. Tapi dia juga membantu,” tuturnya.

 

Obrolan dengan Donal juga sering kali tidak jauh dari aktivitasnya sebagai jurnalis. Saat bertemu, Donal terkadang bercerita mengenai lokasi liputan yang baru didatanginya maupun agenda tugas berikutnya.

 

“Kalau ketemu kadang dia suka cerita. Habis liputan di sini, habis ini di sini. Kadang dia suka cerita seperti itu,” kata Sandi.

 

Pertemuan dengan Donal yang masih diingat Sandi terjadi saat kegiatan peringatan HUT Kemerdekaan RI di lingkungan perumahan. Ketika itu, Donal sempat ikut melihat sekaligus meliput kegiatan warga.

 

Sebelum menjalankan tugas terakhirnya, Sandi juga sempat melihat Donal pada Minggu (6/9). Setelah itu, kabar mengenai hilang kontaknya Donal baru diterima Sandi dari warga pada malam hari.

 

“Saya dapat kabar dari warga sekitar pukul 11 malam. Ada yang share ke saya, nanya, ‘Pak RT ini benar nggak Mas Donal?’ Saya lihat, ternyata benar. Ya, kaget juga,” ungkapnya.

 

Sandi berharap proses pencarian yang dilakukan Tim SAR Gabungan segera membuahkan hasil. Ia bersama warga Ciater Permai terus mendoakan agar Donal dan seluruh orang yang berada di dalam speed boat dapat ditemukan dengan selamat.

 

“Harapannya semoga mereka semua baik-baik saja. Semoga hanya lost contact dan ditemukan dalam keadaan selamat. Doa terbaik dari warga RT 01/RW 04 Ciater Permai untuk Mas Donal,” ucapnya.

 

Sebagai bentuk dukungan, warga juga berencana menggelar doa bersama di masjid yang berada di kawasan perumahan Ciater Permai. Warga berharap doa tersebut menjadi ikhtiar bersama agar Donal dan rekan-rekannya segera ditemukan dalam kondisi selamat.

 

Diketahui, Donal merupakan satu dari lima jurnalis yang berada di dalam sebuah speed boat bersama tiga orang lainnya. Mereka dilaporkan hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, setelah menjalankan tugas peliputan perkembangan Gunung Anak Krakatau.

 

Memasuki hari kedua operasi pencarian, Tim SAR Gabungan kembali menyisir perairan untuk mencari keberadaan speed boat tersebut. Delapan orang yang berada di dalam kapal masih dalam pencarian.

 

Operasi pencarian melibatkan personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, USS Pandeglang, Kantor Pencarian dan Pertolongan Lampung, TNI-Polri, pemerintah daerah, Balawista, nelayan, masyarakat dan unsur terkait lainnya.

 

Sejumlah sarana turut dikerahkan, mulai dari KN SAR Tetuka 247, KAL Anyer, KP Sanjaya, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, RIB 03 Lampung, hingga drone thermal dan berbagai peralatan SAR air, medis serta komunikasi.

 

Delapan orang yang masih dalam pencarian terdiri dari Warta (55) selaku kapten kapal, Surakman (60) sebagai ABK, Heriyanto (49) sebagai guide, serta lima jurnalis, yakni M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal Husni yang merupakan jurnalis freelance.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit