IKPP Gandeng INKALINDO Dorong Pengelolaan Sampah Rumah Tangga
SERPONG-PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (IKPP) Tangerang Mill memperkuat kepeduliannya terhadap persoalan lingkungan dengan mendorong pengelolaan sampah rumah tangga secara mandiri.
Upaya tersebut dilakukan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (DPP INKALINDO) untuk membangun kolaborasi pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga.
Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di Grand Serpong Hotel, Jumat (11/9). Program ini diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak hanya membuang sampah, tetapi mulai melakukan pengelolaan sejak dari sumbernya.
Head of Sustainability PT IKPP Tangerang Mill, Kholisul Fatikhin mengatakan, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha, organisasi, komunitas dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
“Pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama. Upaya tersebut harus dimulai dari tingkat rumah tangga, karena dari sanalah sebagian besar sampah berasal,” ujar Kholisul.
Dia menilai, kebiasaan memilah dan mengelola sampah dari rumah dapat menjadi langkah awal untuk mengurangi beban pengelolaan sampah di tingkat lingkungan hingga tempat pemrosesan akhir.
Karena itu, Kholisul berharap kerja sama dengan INKALINDO dapat mendorong semakin banyak masyarakat yang memiliki kemampuan sekaligus kesadaran untuk menangani sampah secara mandiri.
“Dengan adanya kolaborasi ini, kami berharap dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli dan mampu mengelola sampah secara mandiri,” katanya.
Menurut Kholisul, sampah yang dikelola dengan baik tidak selalu berakhir sebagai limbah. Sebagian jenis sampah masih dapat dipilah, dimanfaatkan kembali, didaur ulang, maupun memiliki nilai ekonomi apabila ditangani melalui mekanisme yang tepat.
Pengelolaan dari sumber juga dinilai dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Selain itu, langkah tersebut dapat mengurangi jumlah sampah yang harus dibawa ke lokasi pemrosesan akhir.
Kholisul menegaskan, target menuju Zero Waste 2028 membutuhkan proses yang dilakukan secara konsisten dan melibatkan berbagai unsur. Kolaborasi lintas pihak menjadi salah satu kunci agar program tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
“Semangat menuju Zero Waste 2028 tentunya tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan agar upaya pengurangan dan pengelolaan sampah dapat berjalan secara konsisten,” tuturnya.
Sebagai bagian dari APP Group, IKPP Tangerang Mill menyatakan akan terus mendukung berbagai kegiatan yang berkaitan dengan keberlanjutan lingkungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kerja sama dengan DPP INKALINDO diharapkan dapat memperkuat pendekatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat, terutama dengan membangun kebiasaan baru sejak dari rumah.
Langkah tersebut juga diharapkan dapat memperluas partisipasi masyarakat dalam mengurangi timbulan sampah sekaligus menciptakan pola pengelolaan lingkungan yang lebih mandiri.
Melalui kolaborasi dunia usaha dan pemangku kepentingan, IKPP Tangerang Mill optimistis gerakan pengelolaan sampah dari sumber dapat terus berkembang dan memberikan dampak jangka panjang bagi lingkungan.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong terwujudnya lingkungan yang lebih berkelanjutan serta mendukung target Zero Waste 2028 melalui keterlibatan masyarakat secara langsung.(dra)
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 2 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu






