Hari Terakhir, 24 Kapal Dikerahkan Cari 8 Jurnalis di Selat Sunda
PANDEGLANG — Operasi pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang di perairan Selat Sunda memasuki hari terakhir, Kamis (17/9/2026).
Tim SAR Gabungan kembali mengerahkan kekuatan penuh setelah operasi pencarian diperpanjang selama tiga hari. Sebanyak 24 kapal diturunkan untuk menyisir 10 sektor dengan total area pencarian sekitar 8.508 mil laut persegi (NM²).
Kasi Operasi Basarnas Banten Rizki Dwiyanto mengatakan, seluruh sektor menjadi sasaran pencarian pada hari ke-10. Tidak ada lokasi tertentu yang diprioritaskan karena tim akan memaksimalkan penyisiran di seluruh area yang telah ditetapkan.
Armada yang terlibat terdiri atas delapan kapal TNI AL, delapan kapal Polairud, tujuh kapal Basarnas, serta satu kapal KPLP.
Selain pencarian menggunakan kapal, Tim SAR juga berkoordinasi dengan Vessel Traffic Service (VTS) untuk menyampaikan informasi kepada kapal-kapal yang melintas di Selat Sunda melalui e-broadcast.
"Kami melaksanakan pencarian di 10 sektor dan juga melakukan e-broadcast kepada kapal-kapal yang melintas di perairan Selat Sunda," ujar Rizki.
Cuaca dan Aktivitas Anak Krakatau
Berdasarkan prakiraan BMKG, kondisi cuaca di wilayah operasi pencarian diperkirakan berawan. Angin bertiup dengan kecepatan sekitar 10-20 knot, sedangkan tinggi gelombang berkisar 0,5 hingga 3,5 meter.
Sementara itu, Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga. Berdasarkan pemantauan PVMBG, tidak terjadi erupsi pada Kamis pagi. Gunung juga tertutup kabut sehingga asap tidak terlihat secara visual.
Meski demikian, aktivitas kegempaan masih menunjukkan adanya gempa vulkanik dangkal.
Hilang Saat Meliput Anak Krakatau
Delapan orang tersebut dilaporkan hilang kontak sejak Senin (7/9/2026) ketika hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Lima jurnalis yang berada dalam rombongan itu yakni M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal yang merupakan jurnalis lepas.
Sedangkan tiga orang lainnya merupakan awak kapal, yakni Warta selaku kapten, Surakman sebagai ABK, dan Heriyanto sebagai pemandu.
Rombongan bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, sekitar pukul 14.00 WIB. Sekitar 42 menit kemudian, salah satu jurnalis sempat mengirimkan titik koordinat terakhir kepada rekannya.
Kontak terakhir dengan rombongan tercatat sekitar pukul 15.04 WIB. Hingga memasuki hari ke-10, Tim SAR Gabungan masih berupaya menemukan keberadaan mereka.
Nasional | 3 hari yang lalu
Olahraga | 4 jam yang lalu
Pos Tangerang | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Lifestyle | 2 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu






