TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum dan Kriminal

Advertorial

Indeks

Dewan Pers SinPo

Realisasi Belanja Produk Dalam Negeri, Tangsel Bercokol di Posisi ke-4

Laporan: Rachman Deniansyah
Selasa, 29 November 2022 | 22:17 WIB
Foto : Istimewa
Foto : Istimewa

SERPONG, Rapat Koordinasi Monitoring Implementasi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 telah berlangsung di ICE BSD, Selasa (29/11/2022).

Dalam rapat monitoring tersebut, diumumkan sederet instansi, mulai dari Kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah (Pemda) dengan realisasi penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) terbaik se-Indonesia. 

Kabar baiknya, Kota Tangerang Selatan menjadi salah satunya. Wilayah termuda se-Banten ini, bercokol di posisi ke-4 dalam realisasi penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) se-Indonesia. 

Per November ini, realisasi yang telah dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota Tangsel mencapai Rp973,3 Miliar.

Hal ini membuktikan keberpihakan Pemkot Tangsel terhadap produsen dalam negeri. Kota Tangsel terus melanjutkan program kerja melalui belanja infrastruktur, seperti pembangunan dan pemeliharaan jalan, jembatan, sanitasi, penataan kawasan, infrastruktur dalam rangka meningkatkan daya saing sekaligus mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) akibat Pandemi COVID-19.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengungkapkan, sejak awal pihaknya berkomitmen untuk memajukan produk dalam negeri terlebih lagi ini merupakan instruksi Bapak Presiden. 

"Kami akan terus kawal dan lanjutkan komitmen kami dalam penggunaan PDN di anggaran tahun 2023 mendatang," ungkap Benyamin merespons capaian yang baru saja diraihnya itu.

Bahkan pihaknya menjelaskan dalam kontraktual kegiatan pembangunan di Tangsel, telah mencantumkan kewajiban PDN tersebut dan ini diawasi oleh dinas teknis dan inspektorat.

Hal senada diungkapkan Sekretaris Daerah Kota Tangsel Bambang Noertjahjo, Pemkot Tangsel berkomitmen dalam mendukung penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) untuk menjaga roda ekonomi nasional melalui pengadaan barang dan jasa.

"Yang pasti kami sangat berkomitmen untuk menjalankan program PDN ini,"ungkapnya.

Dan Alhamdulillah, dinas-dinas juga sepakat dan berkomitmen untuk menjalankan instruksi Bapak Presiden ini.

"Ke Depan yang pasti kita akan jaga capaian tahun ini minimal, bahkan kalau bisa meningkat realisasinya di tahun depan," harapnya.

Tidak hanya peringkat ke -4 dalam realisasi PDN namun Pemkot juga meraih predikat ke-5 dalam capaian realisasi UMK dengan capaian sebesar Rp 597,2 Miliar.

Ini membuktikan, Tangsel sudah berupaya menggerakkan ekonomi lokal melalui Usaha Mikro Kecil (UMK). Capaian kedua ini baik PDN maupun UMK tak lepas dari tim Pemkot yang fokus untuk menjalankan implementasi ini. "Salah satunya kita cukup aktif melakukan sosialisasi bahkan pendampingan dari tim ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD)," jelasnya.

Kepala ULP Mochamad Hardi, menjelaskan, Alhamdulillah Pemkot Tangsel raih 4 besar PDN dan 5 besar UMK.

"Tahun ini kita tidak menargetkan besaran dikarenakan takut meleset, namun kedepan kita akan tingkatkan hingga Rp 1 triliun untuk PDN,"ungkapnya.

Sedangkan realisasi e-catalog Tangsel sudah mencapai Rp 13 Miliar. "Capaian ini tidak akan terealisasi tanpa komitmen bersama, sehingga tahun depan ULP akan terus melakukan sosialisasi akan PDN ini,"singkatnya.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
sinpo
sinpo
sinpo