Solar AS Tembus US$6,50, Trump Keluarkan Jurus Darurat Jelang Pemilu
AS — Harga solar di Amerika Serikat melonjak hingga sekitar US$6,50 per galon. Di tengah tekanan harga tersebut, Presiden Donald Trump mengeluarkan kebijakan darurat berupa keringanan pajak untuk penggunaan solar berpewarna merah (red-dyed diesel).
Kebijakan itu diumumkan pada Senin (5/10/2026), atau kurang dari sebulan sebelum pemilu sela AS pada 3 November 2026.
6
Melalui perintah eksekutif, pemerintah Trump menangguhkan sejumlah kewajiban pajak dan sanksi terkait penggunaan solar merah hingga 31 Desember 2026. Sebelumnya, bahan bakar tersebut terutama digunakan untuk kendaraan dan peralatan yang tidak beroperasi di jalan raya, seperti kendaraan pertanian dan alat konstruksi.
Kini, penggunaannya diperluas sementara untuk kendaraan di jalan raya. Kebijakan ini ditujukan untuk membantu petani, pengemudi truk dan pekerja yang terdampak mahalnya bahan bakar.
Lonjakan harga solar terjadi di tengah terganggunya pasokan energi global akibat perang dan berkurangnya kapasitas pengolahan minyak. Kondisi tersebut ikut mendorong harga bahan bakar di AS.
Waktu pengumuman kebijakan juga menjadi sorotan. Trump mengeluarkannya saat aktivitas kampanye menjelang pemilu sela, yang akan menentukan seluruh 435 kursi DPR dan sekitar sepertiga kursi Senat AS.
Saat berkampanye di Nebraska, Trump bahkan menyinggung target kemenangan Partai Republik.
“Ini seharusnya benar-benar memastikan kemenangan kalian dalam pemilu. Saya menjamin itu,” kata Trump.
Keringanan pajak solar tersebut berlaku sementara hingga akhir 2026. Namun, dampaknya terhadap harga bahan bakar akan sangat bergantung pada kondisi pasokan energi dan perkembangan konflik geopolitik global.
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 2 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
TangselCity | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Nasional | 1 hari yang lalu
Nasional | 3 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu
Pos Tangerang | 3 hari yang lalu




