TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Haji 2026

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Terbitkan 1.351 Visa, Imigrasi Perkuat Layanan MotoGP Mandalika

Reporter & Editor : AY
Senin, 12 Oktober 2026 | 08:47 WIB
Crew MotoGP Mandalika 2026. Foto : Ist
Crew MotoGP Mandalika 2026. Foto : Ist

JAKARTA – Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menerbitkan 1.351 visa hingga Sabtu (10/10/2026) untuk mendukung penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2026.


Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko mengatakan, ajang balap motor dunia yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.


InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menargetkan kehadiran 145.000 penonton. Untuk menunjang mobilitas para pengunjung, Imigrasi memperkuat pelayanan dan pengawasan keimigrasian di sejumlah titik strategis.


“Kami memastikan pelayanan visa dan proses keimigrasian berjalan baik agar mereka merasa aman, nyaman, dan mendapatkan pengalaman positif selama berada di Indonesia,” ujar Hendarsam dalam keterangan resmi, Minggu (11/10/2026).


Menurut Hendarsam, MotoGP Mandalika tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga internasional, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang besar. InJourney menargetkan perhelatan tahun ini memberikan dampak ekonomi hingga hampir Rp 5 triliun.


Potensi tersebut, kata dia, menunjukkan bahwa ajang olahraga kelas dunia dapat menjadi penggerak sektor pariwisata sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.


Untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas selama gelaran MotoGP, Imigrasi mengerahkan 50 personel tambahan di bandara, kawasan sirkuit, dan wilayah sekitarnya. Personel tersebut bertugas memperkuat pelayanan sekaligus pengawasan keimigrasian bagi pembalap, tim, dan wisatawan asing.


“Bukan hanya pembalap dan tim, kami juga menyambut wisatawan mancanegara yang datang menyaksikan MotoGP. Imigrasi merupakan salah satu wajah pertama Indonesia yang mereka temui. Kami ingin memastikan mereka mendapatkan pelayanan yang ramah dan profesional sehingga merasa aman dan nyaman sejak tiba di Indonesia,” jelasnya.


Hendarsam menegaskan, peran Imigrasi tidak hanya berkaitan dengan penerbitan dokumen perjalanan dan pengawasan orang asing. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, Imigrasi juga memiliki fungsi sebagai fasilitator pembangunan kesejahteraan masyarakat.


Fungsi tersebut diwujudkan melalui pelayanan yang mendukung mobilitas internasional dan pembangunan nasional, termasuk dalam penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026.


“Di balik gemuruh mesin MotoGP, ada roda perekonomian masyarakat yang ikut bergerak,” ujarnya.


Karena itu, optimalisasi layanan keimigrasian diharapkan tidak hanya membantu kelancaran penyelenggaraan ajang internasional, tetapi juga memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat.


“Melalui pelayanan keimigrasian yang optimal, kami ingin memastikan Indonesia tidak hanya sukses menjadi tuan rumah ajang olahraga dunia, tetapi juga mampu memanfaatkan momentum ini untuk membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” tuturnya.


Ia menambahkan, Imigrasi akan terus memperkuat pelayanan dan pengawasan untuk mendukung berbagai kegiatan internasional, mulai dari olahraga hingga pariwisata.


Pelayanan yang profesional dinilai turut menentukan citra Indonesia di mata dunia. Melalui MotoGP Mandalika 2026, Imigrasi berupaya memberikan kepastian, kenyamanan, dan rasa aman bagi warga negara asing yang datang ke Indonesia.


“Imigrasi harus menjadi bagian dari kemajuan Indonesia, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit