TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

PORPROV 2026

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Laporta Kecewa Yamal Gagal Raih Ballon d’Or 2026

Reporter & Editor : AY
Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:23 WIB
Presiden Barcelona, Joan Laporta kecewa Yamal tak sabet Ballon d’Or 2026. Foto : Ist
Presiden Barcelona, Joan Laporta kecewa Yamal tak sabet Ballon d’Or 2026. Foto : Ist

BARCELONA — Presiden Barcelona, Joan Laporta, mengaku kecewa setelah Lamine Yamal gagal meraih Ballon d’Or 2026. Padahal, penyerang berusia 19 tahun itu tampil impresif sepanjang musim dan dinilai layak memenangkan penghargaan individu paling bergengsi di dunia sepak bola tersebut.


Yamal harus puas menempati posisi ketiga dalam pemilihan Ballon d’Or. Laporta menilai, talenta individu dan deretan prestasi yang diraih Yamal semestinya menjadi pertimbangan kuat untuk menempatkannya sebagai pemenang.


“Kami merasa Lamine Yamal pantas memenangkan Ballon d’Or berkat bakat individunya dan gelar-gelar yang telah dia raih. Dia sangat kecewa dan kami benar-benar turut menyayangkannya,” ujar Laporta, dikutip Football5Star dari Tuttomercatoweb.


Laporta juga mempertanyakan transparansi proses penilaian penghargaan tersebut. Menurutnya, Barcelona tidak memperoleh informasi mengenai hasil pemilihan sebelum pemenang diumumkan.


“Kami tidak mengetahui apa pun sebelumnya. Penyelenggara sangat tertutup dan semuanya tetap menjadi misteri,” katanya.


Meski gagal membawa pulang Ballon d’Or, Yamal tetap menorehkan prestasi dengan kembali meraih Kopa Trophy 2026, penghargaan untuk pemain muda terbaik dunia. Gelar ini menjadi yang ketiga secara beruntun setelah ia memenangkannya pada 2024 dan 2025.


Dalam pidato penerimaan penghargaan, Yamal menyampaikan apresiasi kepada Barcelona dan tim nasional Spanyol yang mendukung perjalanan kariernya.


“Ini adalah tahun ketiga saya berdiri di sini untuk menerima penghargaan ini. Saya ingin berterima kasih kepada klub saya dan tim nasional saya,” ujar Yamal.


Keberhasilan Yamal sekaligus memperpanjang catatan Barcelona di ajang Kopa Trophy. Sebelum dirinya, Pedri meraih penghargaan tersebut pada 2021, disusul Gavi pada 2022.


Walau belum berhasil meraih Ballon d’Or, tiga gelar Kopa Trophy menunjukkan konsistensi Yamal sebagai salah satu talenta muda terbaik di dunia. Dengan usianya yang masih 19 tahun, peluang untuk mengejar penghargaan tertinggi sepak bola itu masih terbuka pada edisi berikutnya.
 

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit