TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

PORPROV 2026

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Slogan ‘Hegar’ Penting untuk Kajian Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan di Lebak

Reporter & Editor : Ari Supriadi
Kamis, 29 Oktober 2026 | 18:49 WIB
Suasana Konsultasi Publik dan Focus Group Discussion (FGD) Kajian Lingkungan Hidup dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perencanaan (WP) Cibadak-Kalanganyar, di Rahaya Resort, Kecamatan Kalanganyar, Kamis (29/10/2026).(Istimewa)
Suasana Konsultasi Publik dan Focus Group Discussion (FGD) Kajian Lingkungan Hidup dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perencanaan (WP) Cibadak-Kalanganyar, di Rahaya Resort, Kecamatan Kalanganyar, Kamis (29/10/2026).(Istimewa)

LEBAK - Asisten Daerah (Asda) Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Lebak, Rahmat mengatakan, kajian lingkungan hidup penting untuk memastikan arah pembangunan memperhatikan keberlanjutan lingkungan serta kebutuhan masyarakat. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa Hegar bagian dari visi Lebak RUHAY tidak boleh berhenti sebagai slogan dalam visi pembangunan daerah.

 

“Hegar bukan sekadar slogan dalam visi pembangunan Kabupaten Lebak. Hegar harus hadir dalam kehidupan nyata masyarakat, melalui lingkungan yang bersih, hijau, tertata, dan nyaman,” ujar Rahmat, saat menghadiri Konsultasi Publik dan Focus Group Discussion (FGD) Kajian Lingkungan Hidup dalam penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perencanaan (WP) Cibadak-Kalanganyar, di Rahaya Resort, Kecamatan Kalanganyar, Kamis (29/10/2026).

 

Menurutnya, pembangunan wilayah perlu direncanakan secara matang dengan mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan kelestarian lingkungan. Penataan ruang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan kawasan, tetapi juga harus mampu menciptakan lingkungan yang sehat dan mendukung kualitas hidup masyarakat.

 

Rahmat juga menekankan pentingnya membangun kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Upaya tersebut dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten, termasuk menjaga kebersihan lingkungan, memperluas ruang hijau, dan menumbuhkan kepedulian terhadap keberlanjutan alam. “Karena itu, setiap bibit yang kita tanam hari ini merupakan bagian dari ikhtiar kita mewujudkan Lebak RUHAY,” katanya.

 

Pesan tersebut, lanjut Rahmat, menjadi pengingat bahwa pembangunan berkelanjutan membutuhkan komitmen jangka panjang. Lingkungan yang terjaga bukan hanya kebutuhan saat ini, melainkan juga warisan penting bagi generasi mendatang.

 

Melalui konsultasi publik dan FGD ini, aspek lingkungan diharapkan menjadi pertimbangan penting dalam perencanaan tata ruang, sehingga pembangunan kawasan dapat berlangsung terencana, memperhatikan daya dukung lingkungan, serta selaras dengan cita-cita mewujudkan Kabupaten Lebak yang bersih, hijau, tertata, dan nyaman.(*)

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit