TangselCity

Pos Tangerang

Pos Banten

Politik

Olahraga

PORPROV 2026

Nasional

Pendidikan

Ekonomi Bisnis

Galeri

Internasional

Otomotif

Selebritis

Lifestyle

Opini

Hukum

Advertorial

Kesehatan

Kriminal

Piala Dunia 2026

RELIJIUCITY

Indeks

Dewan Pers

Banggai Kepulauan Replikasi SISGITA, Belajar Digitalisasi dari Tangsel

Reporter: Rachman Deniansyah
Editor: Irma Permata Sari
Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:32 WIB
Foto : Ist
Foto : Ist

SERPONG — Inovasi digital Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali menjadi rujukan daerah lain. Kali ini, Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, menjalin kerja sama untuk mereplikasi Sistem Integrasi Geospasial Informasi Pajak dan Pertanahan (SISGITA) yang dikembangkan Pemkot Tangsel.

 

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemkot Tangsel dan Pemkab Banggai Kepulauan di Rumah Dinas Wali Kota Tangsel, Serpong, Jumat (30/10).

 

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengatakan SISGITA merupakan inovasi yang mengintegrasikan data objek pajak milik Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dengan peta induk bidang tanah milik Kantor Pertanahan. Melalui sistem tersebut, pemerintah daerah dapat mencocokkan data perpajakan dengan kondisi dan informasi pertanahan terkini.

 

“Intinya SISGITA ini menggabungkan dan mengintegrasikan antara peta objek pajak dengan peta induk bidang tanah. Jadi, data perpajakan bisa disandingkan dengan data pertanahan sehingga apabila ada perubahan luas tanah, pemecahan bidang, penggabungan maupun perubahan kepemilikan, bisa diketahui dan disesuaikan,” ujar Benyamin.

 

Menurutnya, integrasi tersebut penting untuk memperbarui basis data perpajakan daerah. Sebab, selama ini masih ditemukan ketidaksesuaian antara data pada Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) dengan kondisi bidang tanah maupun sertifikat yang dimiliki masyarakat.

 

Dengan SISGITA, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi ketidaksesuaian tersebut sehingga proses pemutakhiran data pajak bisa dilakukan lebih terarah. Sistem ini juga berpotensi membantu pemerintah mengoptimalkan penerimaan daerah, khususnya dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

 

Benyamin menuturkan, SISGITA juga terus dikembangkan, termasuk dengan menyiapkan integrasi berbasis teknologi tiga dimensi (3D) untuk memberikan gambaran lebih lengkap mengenai bidang tanah dan bangunan di atasnya.

 

Ia berharap, melalui kerja sama tersebut, Kabupaten Banggai Kepulauan dapat mempelajari sekaligus menerapkan sistem yang telah dikembangkan Tangsel dengan menyesuaikan karakteristik daerahnya.

 

Sementara itu, Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan Pemkot Tangsel untuk belajar dan mengadopsi inovasi digital tersebut.

 

Ia mengungkapkan, digitalisasi menjadi salah satu kebutuhan pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan, mengoptimalkan pendapatan daerah, serta memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.

 

“Digitalisasi ini adalah kebutuhan sekarang dalam rangka pemerintahan digital. Sehingga MoU ini bagi kami adalah sebuah kebutuhan untuk bisa melaksanakan pemanfaatan aplikasi-aplikasi kita untuk meningkatkan pendapatan, sekaligus sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Rusli.

 

Menurutnya, Kabupaten Banggai Kepulauan memiliki tantangan tersendiri dalam pembangunan karena karakteristik wilayahnya berupa kepulauan. Luas wilayah daratannya mencapai sekitar 2.400 kilometer persegi, sementara jumlah penduduknya hanya sekitar sepersepuluh dari jumlah penduduk Tangsel.

 

Kondisi tersebut membuat pihaknya perlu terus mencari terobosan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan menggali potensi pendapatan daerah. Karena itu, Rusli berharap kerja sama dengan Tangsel dapat berlanjut pada pemanfaatan aplikasi pemerintahan lainnya.

 

“Kami juga ingin belajar dan ingin maju seperti Tangerang Selatan. Ke depan, kami mohon bisa diberikan akses untuk aplikasi-aplikasi lainnya sehingga kami bisa mengembangkan digitalisasi di daerah kami,” katanya.

 

Rusli juga berharap Wali Kota Tangsel beserta jajaran dapat berkunjung ke Banggai Kepulauan untuk melihat langsung potensi daerahnya, terutama sektor pariwisata dan pertanian yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan.

Komentar:
GROUP RAKYAT MERDEKA
RM ID
Banpos
Satelit