Kuliah Sambil Cari Uang, Mahasiswa Pilih Jadi Driver Ojol
SERPONG – Kesibukan kuliah tak menghalangi sebagian mahasiswa untuk mencari penghasilan sendiri. Demi memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus melatih kemandirian, mereka memilih menjalani pekerjaan paruh waktu. Salah satunya menjadi pengemudi ojek online (ojol), seperti yang dilakukan Rafli.
Rafli mengaku, keputusannya menjadi pengemudi ojol dilatarbelakangi keinginan untuk memiliki penghasilan tanpa harus bergantung sepenuhnya kepada orang lain. Selain itu, sistem kerja yang fleksibel menjadi alasan dirinya memilih profesi tersebut karena dapat disesuaikan dengan jadwal perkuliahan.
"Saya ingin punya penghasilan sendiri sambil tetap bisa menjalankan kuliah. Kalau menjadi ojol, saya bisa mengatur waktu untuk bekerja sesuai dengan jadwal yang saya punya," ujar Rafli, Jumat (6/11).
Namun, menjalani dua aktivitas sekaligus bukan perkara mudah. Rafli harus pintar membagi waktu antara menerima pesanan pelanggan, mengikuti perkuliahan, dan menyelesaikan tugas akademik. Disiplin menjadi kunci agar pekerjaan tidak mengganggu tanggung jawabnya sebagai mahasiswa.
Di luar persoalan penghasilan, pekerjaan sebagai pengemudi ojol juga memberinya pengalaman baru. Berinteraksi dengan beragam karakter pelanggan serta menghadapi berbagai situasi di jalan menjadi bagian dari kesehariannya. Pengalaman tersebut turut mengasah kemampuan berkomunikasi, kesabaran, dan tanggung jawab.
Bagi Rafli, menjadi pengemudi ojol bukan sekadar cara mendapatkan uang tambahan, tetapi juga kesempatan untuk belajar mandiri di tengah masa perkuliahan. Dengan pengaturan waktu yang baik, pekerjaan dan pendidikan tetap bisa berjalan beriringan.
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Nasional | 23 jam yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
TangselCity | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 3 hari yang lalu
Olahraga | 2 hari yang lalu
Pos Banten | 1 hari yang lalu



